PS6 Batal Rilis 2026? Sony Tunda karena Krisis Chip AI!
- The Verge
Pusat data AI membutuhkan memori berkecepatan tinggi, kapasitas besar, dan latensi rendah untuk melatih dan menjalankan model bahasa besar (LLM). Satu server AI bisa mengonsumsi SSD hingga 100 TB dan terabytes RAM, jauh melampaui kebutuhan satu konsol.
Akibatnya, produsen komponen lebih memilih menjual ke perusahaan cloud yang mampu membayar premium, daripada ke produsen konsumen seperti Sony, Microsoft, atau Nintendo.
Fenomena ini tidak hanya menimpa Sony. Valve, misalnya, juga menunda pengumuman harga Steam Machine 2026 karena ketidakpastian biaya komponen. Sementara itu, merek laptop seperti Dell, Acer, Xiaomi, dan Samsung telah memperingatkan bahwa harga perangkat konsumen akan naik signifikan pada 2026.
Mengapa Penundaan Ini Justru Bisa Jadi Langkah Cerdas?
Meski terdengar mengecewakan bagi penggemar yang menantikan lompatan generasi, penundaan PS6 hingga akhir 2027 justru bisa menguntungkan Sony dalam beberapa aspek:
1. PS5 Masih Sangat Kuat di Pasar
Hingga pertengahan 2025, PS5 terus mendominasi penjualan konsol global, jauh meninggalkan Xbox Series X/S. Angka penjualan kumulatif telah melampaui 60 juta unit, dengan proyeksi mencapai 70 juta pada akhir 2025.
2. Siklus Hidup Konsol Lebih Panjang
Sony kini memperpanjang siklus hidup PS5 dengan merilis varian baru (slim, digital, bahkan Pro yang akan datang) dan terus mendukungnya dengan game eksklusif premium seperti The Last of Us Part III, Spider-Man 3, dan Wolverine.
3. Harga Komponen Akan Turun pada 2027
Dengan prediksi stabilisasi pasokan memori setelah 2027, Sony bisa merilis PS6 dengan spesifikasi lebih tinggi namun harga tetap terjangkau misalnya tetap di kisaran $499–$549.
4. Microsoft Juga Terpengaruh
Xbox Series X/S juga menghadapi tantangan serupa. Jika kedua raksasa menunda, tidak ada yang kehilangan keunggulan kompetitif, dan ekosistem developer tetap fokus pada satu generasi lebih lama menguntungkan semua pihak.
Perkiraan Fitur PlayStation 6 Jika Rilis Akhir 2027
Meski belum ada konfirmasi resmi, bocoran dari rantai pasok dan analis industri menunjukkan bahwa PS6 kemungkinan akan menampilkan:
- CPU dan GPU berbasis arsitektur custom AMD Zen 5 + RDNA 4
- RAM: minimal 24 GB GDDR7 dengan bandwidth ekstrem
- SSD: 2 TB NVMe Gen5 dengan kecepatan baca >12 GB/detik
- Dukungan ray tracing generasi berikutnya & AI upscaling real-time
- Integrasi fitur cloud gaming dan AI co-processing