No Law: FPS Cyberpunk Baru Neon Giant Usung Konsep Cyber-Noire

No Law: FPS Cyberpunk Baru Neon Giant Usung Konsep Cyber-Noire
Sumber :
  • Istimewa
No Law Diperkenalkan di The Game Awards. Dok: Neon Giant
Sumber :
  • Istimewa
Phantom Blade Zero Resmi Rilis 2026: Intip Gameplay "Kungfupunk"

  • Studio Neon Giant mengumumkan game FPS single-player terbaru mereka, No Law, dalam ajang The Game Awards.
  • No Law menerapkan pendekatan "cyber-noire" dengan fokus pada simulasi imersif (immersive sim) dan narasi nonlinier.
  • Pemain berperan sebagai Grey Harker, mantan militer yang terpaksa kembali ke dunia operasi hitam di kota Port Desire.
  • Pengembangan game ini menggunakan pembelajaran dari kesuksesan judul sebelumnya, The Ascent.
Crossy Road: Kenapa Game "Hopper" Klasik Ini Sangat Adiktif?

No Law, sebuah game first-person shooter (FPS) single-player baru, resmi diperkenalkan ke publik oleh studio pengembang asal Swedia, Neon Giant. Pengumuman mendebarkan ini terjadi dalam panggung besar The Game Awards. Hanya dikembangkan oleh tim kecil beranggotakan sekitar 24 orang, studio Neon Giant kini mengambil langkah besar setelah sukses dengan The Ascent. Mereka menjanjikan pengalaman yang sangat mendalam melalui genre baru FPS Cyberpunk ini.

Terobosan Besar: 4 Inovasi Smartphone CES 2026 Wajib Tahu

Menjelajahi Dunia Cyber-Noire dan Reaktivitas Pilihan

No Law bukanlah sekadar shooter biasa. Neon Giant sengaja menciptakan pendekatan yang mereka sebut "cyber-noire". Hal ini menekankan kuatnya narasi dan bagaimana setiap pilihan pemain akan memengaruhi alur cerita. Pada dasarnya, game ini berfungsi sebagai immersive sim. Artinya, dunia dan sistem dalam game bereaksi secara signifikan terhadap tindakan pemain.

Claës af Burén, Managing Director Neon Giant, menegaskan bahwa No Law merupakan evolusi penting bagi studio. “No Law merepresentasikan langkah berikutnya bagi kami,” ujar Burén, seperti dikutip dari Polygon. Ia menambahkan bahwa studio sudah membangun fondasi kuat dari sisi worldbuilding dan sistem penceritaan saat mengembangkan The Ascent. Proyek baru ini menerapkan semua pelajaran tersebut pada pengalaman yang sepenuhnya berbeda, lebih besar, lebih reaktif, dan jauh lebih personal.

Memerankan Grey Harker di Port Desire

Pemain akan mengambil peran sentral sebagai Grey Harker. Harker adalah seorang mantan personel militer yang sangat terlatih. Dia berusaha keras meninggalkan masa lalunya yang gelap. Ketika usahanya gagal, Harker harus kembali mengaktifkan pelatihan operasi hitam dan teknologi sibernetiknya. Harker harus bertahan hidup di Port Desire, sebuah kota pelabuhan yang secara harfiah tidak memiliki aturan yang jelas. Kota inilah yang menjadi latar belakang utama game ini.

Halaman Selanjutnya
img_title