No Law: FPS Cyberpunk Baru Neon Giant Usung Konsep Cyber-Noire
- Istimewa
- Istimewa
- Studio Neon Giant mengumumkan game FPS single-player terbaru mereka, No Law, dalam ajang The Game Awards.
- No Law menerapkan pendekatan "cyber-noire" dengan fokus pada simulasi imersif (immersive sim) dan narasi nonlinier.
- Pemain berperan sebagai Grey Harker, mantan militer yang terpaksa kembali ke dunia operasi hitam di kota Port Desire.
- Pengembangan game ini menggunakan pembelajaran dari kesuksesan judul sebelumnya, The Ascent.
No Law, sebuah game first-person shooter (FPS) single-player baru, resmi diperkenalkan ke publik oleh studio pengembang asal Swedia, Neon Giant. Pengumuman mendebarkan ini terjadi dalam panggung besar The Game Awards. Hanya dikembangkan oleh tim kecil beranggotakan sekitar 24 orang, studio Neon Giant kini mengambil langkah besar setelah sukses dengan The Ascent. Mereka menjanjikan pengalaman yang sangat mendalam melalui genre baru FPS Cyberpunk ini.
Menjelajahi Dunia Cyber-Noire dan Reaktivitas Pilihan
No Law bukanlah sekadar shooter biasa. Neon Giant sengaja menciptakan pendekatan yang mereka sebut "cyber-noire". Hal ini menekankan kuatnya narasi dan bagaimana setiap pilihan pemain akan memengaruhi alur cerita. Pada dasarnya, game ini berfungsi sebagai immersive sim. Artinya, dunia dan sistem dalam game bereaksi secara signifikan terhadap tindakan pemain.
Claës af Burén, Managing Director Neon Giant, menegaskan bahwa No Law merupakan evolusi penting bagi studio. “No Law merepresentasikan langkah berikutnya bagi kami,” ujar Burén, seperti dikutip dari Polygon. Ia menambahkan bahwa studio sudah membangun fondasi kuat dari sisi worldbuilding dan sistem penceritaan saat mengembangkan The Ascent. Proyek baru ini menerapkan semua pelajaran tersebut pada pengalaman yang sepenuhnya berbeda, lebih besar, lebih reaktif, dan jauh lebih personal.
Memerankan Grey Harker di Port Desire
Pemain akan mengambil peran sentral sebagai Grey Harker. Harker adalah seorang mantan personel militer yang sangat terlatih. Dia berusaha keras meninggalkan masa lalunya yang gelap. Ketika usahanya gagal, Harker harus kembali mengaktifkan pelatihan operasi hitam dan teknologi sibernetiknya. Harker harus bertahan hidup di Port Desire, sebuah kota pelabuhan yang secara harfiah tidak memiliki aturan yang jelas. Kota inilah yang menjadi latar belakang utama game ini.
Pengaruh Deus Ex dan Identitas Unik No Law
Para direktur kreatif Neon Giant, Arcade Berg dan Tor Frick, mengakui adanya perbandingan dengan game legendaris seperti Deus Ex dan Cyberpunk 2077. Kedua judul tersebut memang merupakan tolok ukur utama dalam genre FPS RPG bernuansa sibernetik. Namun, mereka memastikan No Law tetap memiliki identitasnya sendiri yang kuat.
Arcade Berg menjelaskan bahwa timnya adalah penggemar berat Deus Ex, terutama seri orisinal, dan genre immersive sim. “Kami ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dan unik, dengan narasi nonlinier,” kata Berg. Dia menekankan bahwa dunia No Law dirancang khusus agar merespons secara dinamis setiap tindakan yang dilakukan pemain. Penggemar game sejenis pasti akan menikmati No Law.
Menjangkau Pemain Lebih Luas
Sementara itu, Tor Frick menambahkan perspektif penting mengenai target pasar. Neon Giant tidak hanya ingin memuaskan penggemar immersive sim garis keras. “Kami juga ingin menjangkau pemain yang lebih luas,” jelas Frick. Hal ini termasuk mereka yang lebih menyukai shooter single-player yang mungkin lebih linear dan fokus pada aksi intens.
Berg juga mengklarifikasi nuansa visual dan emosional dalam game ini. Meskipun berlatar dunia yang keras dan dipenuhi kekerasan, No Law tidak ingin sepenuhnya bernuansa gelap (grim-dark). Inspirasi visual datang dari film seperti RoboCop, The Running Man, dan Judge Dredd. Menariknya, mereka juga menambahkan sentuhan kemanusiaan yang terinspirasi dari karya-karya Studio Ghibli, menciptakan kontras yang unik.
Dampak Potensial dan Status Pengembangan
Dengan kombinasi gameplay reaktif, narasi nonlinier yang kuat, dan latar belakang cyber-noire yang khas, No Law berpotensi menjadi salah satu judul FPS paling ditunggu tahun ini. Ekspektasi tinggi kini menyertai langkah Neon Giant pasca-kesuksesan The Ascent. Fokus mereka pada immersive sim akan menjadi pembeda utama dalam pasar shooter yang kompetitif.
Saat ini, No Law masih berada dalam fase pengembangan. Neon Giant mengonfirmasi game ini akan tersedia untuk platform PlayStation 5, PC, dan Xbox Series X. Sayangnya, studio belum mengumumkan jadwal rilis resmi. Komunitas gamer kini harus bersabar menantikan informasi lebih lanjut mengenai petualangan Grey Harker di Port Desire.