SANZ & Nino Siap Guncang M7 World Championship, Keluarga Jadi Energi

SANZ & Nino Siap Guncang M7 World Championship, Keluarga Jadi Energi
Sumber :
  • Istimewa

ONIC Esports Siap Gempur M7: Ini Jadwal Swiss Stage Awal
  • SANZ dari ONIC Esports menjadikan keluarga sebagai bahan bakar utama untuk memutus dahaga gelar Juara Dunia MLBB.
  • Nino dari Alter Ego memanggul motivasi besar dari kepercayaan manajemen, terutama CEO Alter Ego, setelah melalui masa sulit.
  • Indonesia berambisi mengakhiri penantian gelar dunia sejak M1 World Championship pada 2019, menjadikan M7 World Championship momentum krusial.

Dua Venue Krusial M7 World Championship 2026 di Jakarta

Tim Indonesia bertekad kuat meraih gelar di panggung tertinggi. Ajang M7 World Championship menjadi medan pertempuran para atlet esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Di tengah persiapan teknis yang sangat ketat, motivasi personal para pemain menjadi faktor penentu. Dua nama utama muncul dari kubu Indonesia, yakni SANZ (ONIC Esports) dan Nino (Alter Ego). Mereka membawa ambisi #Menu7uJuara, meskipun sumber semangatnya berasal dari perjalanan hidup yang sangat berbeda.

Motivasi Kuat Memutus Dahaga Gelar Juara Dunia MLBB

M7 World Championship Resmi Dibuka: Jakarta Pusat MLBB Global

Indonesia menghadapi tekanan besar. Negara ini belum pernah mengangkat trofi juara dunia MLBB sejak M1 World Championship pada 2019. Tampil sebagai tuan rumah di M7, ONIC Esports dan Alter Ego memiliki momentum emas untuk mengakhiri penantian tersebut.

Ekspektasi publik sangat tinggi. Kisah SANZ dan Nino menawarkan perspektif mendalam mengenai perjuangan seorang atlet di turnamen global. Mereka harus menyeimbangkan tekanan performa dengan alasan personal yang mendasari setiap pertandingan.

SANZ: Keluarga Menjadi Bara Kompetitif Abadi

Gilang, yang dikenal sebagai SANZ, merupakan pilar utama ONIC Esports. Kehadirannya selalu konsisten dalam M Series beberapa edisi terakhir, dimulai sejak M3. Meskipun telah mengoleksi banyak gelar domestik dan internasional, midlaner andalan ini tidak pernah kehilangan rasa lapar akan kemenangan.

Motivasi terbesar SANZ tertuju pada keluarganya. Dia secara eksplisit menyatakan keluarga adalah alasan utama mengapa dia menolak berpuas diri dengan pencapaian yang sudah ada.

Mengingat Tujuan Merantau ke Jakarta

SANZ menjelaskan bahwa tujuannya ke Jakarta selalu menjadi pengingat yang kuat. Ia harus membawa "hasil yang mewah" bagi orang tuanya. Pengingat ini memicu ambisi untuk terus membuktikan diri sebagai pemain terbaik dan konsisten melakukan peningkatan di setiap turnamen.

Halaman Selanjutnya
img_title