Kemen Ekraf Dorong Kolaborasi Esports: ONIC, AE Siap Go Global
- Istimewa
- Wamen Ekraf Irene Umar menggelar audiensi strategis bersama ONIC Esports dan Alter Ego Esports pada 3 Februari 2026.
- Tujuan utama pertemuan adalah memperkuat Kolaborasi Esports dan Ekonomi Kreatif, fokus pada pengembangan intellectual property (IP) dan merchandising.
- Kemen Ekraf menargetkan penguatan kapasitas atlet, termasuk persiapan karir pasca-kompetisi, serta mendorong brand lokal Go Global.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar secara resmi menggelar pertemuan penting dengan dua raksasa esports Indonesia, ONIC Esports dan Alter Ego Esports. Audiensi ini berlangsung di kantor Kemen Ekraf, Jakarta Pusat, pada 3 Februari 2026. Pertemuan tersebut secara spesifik membahas strategi akselerasi Kolaborasi Esports dan Ekonomi Kreatif. Pemerintah dan industri sepakat mendorong brand lokal agar mampu bersaing secara global.
Strategi Kemen Ekraf Memperkuat Ekosistem Esports
Irene Umar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian kedua tim yang telah mewakili Indonesia di ajang M7 World Championship. Ia menekankan bahwa esports kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi digital nasional. Pemerintah melihat potensi besar untuk memperkuat integrasi sektor ini dengan ekonomi kreatif.
Kemen Ekraf fokus pada tiga pilar utama. Pertama, pengembangan intellectual property (IP) dan produk merchandising yang unik. Kedua, kolaborasi brand berkelanjutan antara tim esports dengan produk-produk lokal.
Membangun Kapasitas Atlet Pasca-Kompetisi
Wamen Ekraf juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas atlet esports. Dukungan tidak hanya berfokus pada performa di podium, tetapi juga persiapan karir pasca-kompetisi. Tujuannya memastikan atlet tetap berdaya secara ekonomi setelah masa aktif bertanding berakhir.
“Esports bukan sekadar soal gelar juara, tetapi perjuangan panjang di baliknya,” ujar Irene. Ia menegaskan Kemen Ekraf akan membantu tim membangun personal branding dan kesiapan pasca-karir. Melalui ekonomi kreatif, atlet diharapkan tetap berkarya dan berdaya secara berkelanjutan.
Sinergi MLBB dan Peluang Brand Lokal Go Global
Upaya strategis ini sejalan dengan komitmen Moonton Games. Developer Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) itu selama ini aktif menjalin kerja sama dengan Kemen Ekraf dalam pengembangan ekosistem esports. Kolaborasi antara pemerintah dan MLBB membuktikan potensi sektor ini sebagai penggerak utama ekonomi.
Tingginya minat masyarakat terhadap esports menjadi momentum krusial. Irene Umar melihat ini sebagai kesempatan emas untuk memperkuat branding, kolaborasi lintas industri, serta pengembangan talenta. Apabila momentum ini dimanfaatkan optimal, esports dapat tumbuh menjadi "the new engine of growth."
Respon Industri: Menjadi Jembatan Komunitas dan Kreatif
ONIC Esports dan Alter Ego Esports menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Mereka melihat peluang besar untuk memperkaya ekosistem esports melalui sinergi kreatif.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Alter Ego Esports, Rheinhard Brain, menegaskan kesiapan organisasinya. Alter Ego siap menjadi penghubung efektif antara brand dan komunitas esports yang sangat loyal. “Kami hadir sebagai jembatan antara brand dan fans. Konten, IP, dan merchandise kami membuka peluang kolaborasi yang berdampak,” jelas Rheinhard.
Sementara itu, CEO ONIC Esports, Justin Widjaja, menggarisbawahi ambisi global timnya. ONIC terbuka terhadap berbagai ide kolaborasi kreatif. Ide tersebut harus relevan dengan generasi muda dan berorientasi pasar internasional. Justin menyatakan, “ONIC adalah produk Indonesia, tetapi kami ingin go international. Kami terbuka terhadap kolaborasi yang bisa dikerjakan bersama.”
Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Digital
Dialog antara Kemen Ekraf dengan ONIC dan Alter Ego Esports membuka babak baru dalam pengembangan industri. Pemerintah dan tim profesional kini bersatu padu memastikan Kolaborasi Esports dan Ekonomi Kreatif menghasilkan inisiatif nyata. Harapannya, langkah ini tidak hanya memperkuat ekosistem esports di tingkat nasional. Lebih jauh, inisiatif ini membuka jalan lebar bagi brand lokal Indonesia untuk tampil mendominasi di pasar global.