Phil Spencer Mengundurkan Diri, Asha Sharma Resmi Pimpin Xbox
- Xbox / YouTube
- Phil Spencer resmi pensiun dari posisi CEO Microsoft Gaming setelah berkarier sejak 1988.
- Sarah Bond turut meninggalkan perusahaan, sementara Asha Sharma ditunjuk sebagai pengganti.
- Asha Sharma berkomitmen memperkuat fokus pada konsol dan penggunaan AI yang bertanggung jawab.
Microsoft baru saja mengumumkan perombakan besar pada jajaran kepemimpinan divisi gaming mereka. Kabar mengejutkan datang saat Phil Spencer mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Microsoft Gaming. Pengumuman ini menandai berakhirnya pengabdian panjang Spencer yang telah bergabung dengan raksasa teknologi tersebut sejak tahun 1988.
Selain kepergian Spencer, Sarah Bond yang menjabat sebagai Presiden Xbox juga meninggalkan perusahaan. Posisi strategis Spencer kini beralih ke tangan Asha Sharma. Sebelumnya, Sharma merupakan pemimpin proyek AI di Microsoft dan memiliki rekam jejak kepemimpinan di Meta serta Instacart.
Transformasi Phil Spencer Mengundurkan Diri dan Warisan Xbox
Selama lebih dari satu dekade, Phil Spencer menjadi wajah utama ambisi gaming Microsoft. Ia memimpin peluncuran Xbox Game Pass, sebuah layanan langganan yang populer dengan sebutan "Netflix-nya game". Spencer mulai menjabat sebagai kepala divisi Xbox pada 2014 sebelum akhirnya menjadi CEO Microsoft Gaming pada 2022.
Ia merupakan sosok di balik gerakan permainan lintas platform yang kini menjadi visi inti perusahaan. Melalui akun media sosialnya, Spencer mengenang perjalanan kariernya yang dimulai sebagai anak magang. Ia merasa beruntung bisa bekerja dengan para kreator penuh gairah selama puluhan tahun di industri ini.
Ekspansi Besar dan Visi Cross-Device
Di bawah kendali Spencer, Microsoft memperkenalkan fitur backward compatibility untuk konsol lawas pada tahun 2015. Ia juga meluncurkan layanan cloud gaming yang memperluas visi "main di mana saja". Selain itu, Spencer memimpin akuisisi raksasa terhadap studio besar seperti Bethesda dan Activision Blizzard.
Pada tahun-tahun terakhirnya, Microsoft juga mulai merambah segmen konsol pihak ketiga. Langkah ini dimulai dengan kehadiran Asus ROG Ally X yang mendukung ekosistem Xbox secara portabel.
Visi Strategis Asha Sharma untuk Masa Depan
Asha Sharma kini memikul tanggung jawab besar untuk melanjutkan kesuksesan pendahulunya. Setelah Phil Spencer mengundurkan diri, Sharma langsung mempromosikan veteran Matt Botty sebagai Executive Vice President dan Chief Content Officer. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada perangkat konsol serta akses lintas perangkat.
Sharma menjanjikan tiga komitmen utama: menghadirkan game berkualitas, mengembalikan kejayaan Xbox, dan membangun masa depan permainan yang inklusif. Ia juga menekankan bahwa Microsoft tidak akan memaksakan penggunaan AI secara sembarangan dalam pengembangan game. Langkah ini memberikan angin segar bagi industri yang tengah memperdebatkan peran kecerdasan buatan dalam proses kreatif.