Nintendo Switch 2 Usung Desain Baterai yang Bisa Diganti

Aset kripto Bitcon
Sumber :
  • Art Rachen/Unsplash

Apple Resmi Hentikan Mac Pro: Ini Peluang Terakhir Membelinya
  • Nintendo Switch 2 bakal memiliki desain baterai yang bisa diganti sendiri oleh pengguna.
  • Kebijakan ini merupakan respons terhadap regulasi "Right-to-Repair" Uni Eropa tahun 2027.
  • Perubahan desain berlaku pada unit utama konsol serta kontroler Joy-Con generasi terbaru.

OnePlus 15T vs Samsung Galaxy S25 FE: Mana yang Lebih Worth It?

Raksasa teknologi asal Jepang, Nintendo, kabarnya tengah menyiapkan konsol Nintendo Switch 2 dengan inovasi desain baterai yang bisa diganti sendiri oleh pengguna. Langkah revolusioner ini muncul sebagai respons cepat terhadap regulasi baru Uni Eropa mengenai kebijakan Right-to-Repair. Aturan tersebut mewajibkan setiap perangkat elektronik portabel memiliki desain yang memudahkan penggantian komponen baterai demi memperpanjang usia pakai produk.

Dampak Regulasi Uni Eropa terhadap Nintendo Switch 2

Penjualan Smartphone Lebaran 2026 Meroket, iPhone dan Samsung Jadi Primadona

Uni Eropa telah menetapkan tenggat waktu implementasi aturan ini hingga tahun 2027 mendatang. Artinya, Nintendo wajib menyesuaikan arsitektur perangkat keras mereka jika ingin tetap memasarkan produknya di wilayah Eropa. Kebijakan ini menandakan bahwa regulasi pemerintah kini mulai berdampak langsung pada desain perangkat gaming, tidak lagi terbatas pada smartphone atau laptop saja.

Laporan dari Engadget menyebutkan bahwa perubahan ini tidak hanya menyasar unit utama Nintendo Switch 2. Kontroler generasi terbaru, yang sering disebut sebagai Joy-Con baru, juga akan mendapatkan desain ulang total. Tujuannya agar pengguna dapat mencabut dan memasang baterai baru dengan proses yang jauh lebih sederhana daripada versi saat ini.

Transformasi Desain Joy-Con yang Lebih Modular

Selama ini, baterai lithium-ion pada Joy-Con terkenal sangat sulit untuk diganti tanpa bantuan alat khusus atau tenaga ahli. Dengan adanya aturan baru ini, desain konsol masa depan dipastikan akan lebih modular dan ramah bagi konsumen. Pendekatan modular ini diharapkan mampu mengurangi tumpukan limbah elektronik akibat perangkat yang dibuang hanya karena kerusakan baterai ringan.

Meskipun kabar ini menjadi angin segar bagi konsumen di wilayah Eropa, Nintendo belum memberikan kepastian mengenai ketersediaan model ini secara global. Sejauh ini, modifikasi desain tersebut fokus untuk memenuhi standar hukum Uni Eropa. Namun, bukan tidak mungkin langkah serupa akan menjadi standar global jika negara lain mulai menerapkan regulasi lingkungan yang sejenis.

Halaman Selanjutnya
img_title