Dari Bayonetta 2 hingga Zelda: Game Wii U yang Masih Layak Dimainkan Hari Ini
- Youtube
Di tengah dominasi shooter militer seperti Call of Duty, Nintendo hadir dengan Splatoon: game third-person shooter warna-warni di mana pemain berubah jadi cumi-cumi dan “menembak” tinta.
Konsepnya sederhana namun brilian: kuasai wilayah dengan menutupinya tinta warna tim Anda. Mode multiplayer-nya cepat, adiktif, dan ramah pemain baru tapi tetap menantang bagi veteran.
Yang menakjubkan, Splatoon lahir dari keterbatasan Wii U. Tim pengembang ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar baru, dan hasilnya adalah franchise yang kini menjadi pilar utama Nintendo, dengan Splatoon 3 menjadi salah satu game Switch terlaris.
Versi Wii U-nya masih aktif di komunitas niche, dan mode single-player-nya dengan cerita absurd tentang gurita jahat masih menghibur hingga hari ini.
6. Donkey Kong Country: Tropical Freeze – Platformer Musikal yang Memukau
Dikembangkan oleh Retro Studios (Metroid Prime), Tropical Freeze adalah masterpiece platformer 2.5D yang menggabungkan tantangan presisi, visual tropis yang memukau, dan soundtrack jazz yang energetik.
Ceritanya sederhana: Snowmads membekukan pulau Donkey Kong, dan ia harus bekerja sama dengan Diddy, Dixie, atau Cranky Kong untuk mengembalikan kehangatan. Setiap karakter memiliki kemampuan unik Dixie bisa melompat lebih tinggi dengan rambutnya, sementara Cranky menggunakan tongkatnya untuk “berjalan” di duri.
Level design-nya luar biasa kreatif, dengan mekanik seperti angin kencang, es licin, dan air terjun yang harus dilawan dengan timing sempurna. Bagi penggemar tantangan, Tropical Freeze adalah ujian skill terbaik di Wii U.
Sayangnya, ini juga menjadi game terakhir yang menampilkan trio ikonik DK, menjadikannya kenangan emosional bagi penggemar lama.
7. Yoshi’s Woolly World – Platformer Imut dengan Jiwa Craft
Dari developer yang sama dengan Kirby’s Epic Yarn, Yoshi’s Woolly World membawa pemain ke dunia yang terbuat dari benang rajut, kancing, dan kain flanel. Visualnya menggemaskan, tapi gameplay-nya mengejutkan dalam.
Anda mengendalikan Yoshi yang bisa melempar telur, melahap musuh, dan bahkan mengumpulkan potongan kain untuk mengubah penampilannya. Mode co-op lokal memungkinkan dua pemain bermain sebagai Yoshi berbeda satu merah, satu hijau dalam harmoni kreatif.