Strategi Jitu di MPL ID S17: Fenomena Batu-Gunting-Kertas!
- Istimewa
- Fenomena unik "batu-gunting-kertas" mendominasi pekan ketiga gelaran MPL ID S17.
- Tim papan atas seperti ONIC Esports dan Bigetron Alpha saling menjegal dalam siklus hasil yang mengejutkan.
- Peta persaingan liga musim ini sangat merata tanpa adanya dominasi mutlak dari satu tim tertentu.
JAKARTA - Kompetisi kasta tertinggi Mobile Legends Indonesia, MPL ID S17, menyajikan dinamika pertandingan yang sulit diprediksi hingga memasuki pekan ketiga. Seluruh tim yang bertanding menunjukkan kekuatan sangat merata layaknya pola permainan "batu-gunting-kertas". Fenomena ini sekaligus menghapus anggapan bahwa satu tim akan mendominasi jalannya liga musim ini secara penuh.
Setiap pertandingan kini menghadirkan ketegangan tinggi bagi para penggemar setia Mobile Legends. Hingga saat ini, belum ada satu pun tim yang mampu tampil konsisten tanpa cela di setiap laga. Realita di lapangan menunjukkan bahwa tim papan bawah sekalipun memiliki peluang besar untuk menumbangkan raksasa klasemen.
Siklus Menang-Kalah yang Mengejutkan di MPL ID S17
Kondisi kompetisi MPL ID S17 saat ini memperlihatkan pola melingkar yang sangat unik. Salah satu contoh paling nyata melibatkan Bigetron Alpha (BTR) yang sukses menumbangkan sang juara bertahan, ONIC Esports. Namun, kejutan terjadi saat NAVI yang sedang terpuruk justru mampu menaklukkan sang robot merah, BTR.
Selain itu, Dewa United Esports juga turut meramaikan siklus ini. Dewa United berhasil mengalahkan NAVI, tetapi mereka harus bertekuk lutut di hadapan kekuatan ONIC Esports. Pola ini membuktikan bahwa faktor strategi dan pemilihan hero (drafting) memegang peranan krusial daripada sekadar nama besar tim.
Dominasi yang Terpatahkan di Pekan Ketiga
Tim-tim besar lainnya seperti EVOS Legends dan Geek Fam ID juga terjebak dalam siklus persaingan yang ketat. Geek Fam sukses mengungguli BTR, namun mereka gagal mempertahankan performa saat berhadapan dengan EVOS. Sebaliknya, EVOS yang sempat tampil kuat justru harus menyerah saat bertemu dengan NAVI.
Persaingan sengit ini juga melibatkan lima tim sekaligus dalam satu siklus kekalahan yang berputar. EVOS harus mengakui keunggulan Alter Ego, sementara Alter Ego tidak berdaya melawan ONIC. Menariknya, ONIC justru tumbang oleh BTR, yang kemudian dikalahkan oleh Geek Fam sebelum akhirnya Geek Fam menyerah kepada EVOS.