RRQ Hoshi Menang Perdana di MPL ID S17, Coach NMM Beri Evaluasi
- Istimewa
- RRQ Hoshi sukses memutus tren negatif dengan kemenangan telak 2-0 atas Bigetron by Vitality.
- Staf pelatih menerapkan pendekatan lebih keras untuk membangkitkan mentalitas bertanding para pemain.
- Masalah komunikasi pemain asing menjadi faktor krusial yang sempat menghambat performa tim selama enam pekan.
Tim profesional RRQ Hoshi akhirnya berhasil mengamankan kemenangan perdana mereka dalam ajang bergengsi MPL ID Season 17. Berlaga pada partai penutup hari kedua pekan keenam, tim berjuluk "Raja dari Segala Raja" ini tampil dominan. Mereka sukses menekuk Bigetron by Vitality dengan skor telak 2-0 tanpa balas.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi seluruh penggemar dan manajemen. Pasalnya, tim baru bisa meraih poin penuh setelah melewati tren negatif selama enam pekan beruntun. Meski demikian, posisi RRQ Hoshi saat ini masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara. Hal ini membuat peluang mereka menuju babak playoff tergolong sangat tipis.
Strategi Evaluasi Tegas di Internal Tim RRQ Hoshi
Asisten Pelatih RRQ Hoshi, Rasyid "NMM" Perwira, memberikan penjelasan mendalam mengenai kondisi tim di balik layar. Menurutnya, staf pelatih telah mencoba berbagai metode untuk membangkitkan performa pemain yang sempat terpuruk. Pendekatan yang lebih keras dan tegas ternyata menjadi kunci utama kebangkitan mereka saat ini.
Coach NMM menjelaskan bahwa para pemain kini mulai menyadari tanggung jawab besar mereka di atas panggung kompetisi. Pihak pelatih sengaja melakukan tindakan disiplin yang lebih kuat setelah metode halus tidak membuahkan hasil. Strategi ini terbukti efektif membuat para pemain lebih fokus dan sadar akan peran masing-masing dalam tim.
Masalah Komunikasi dan Kendala Pemain Asing
Selain masalah mentalitas, Coach NMM juga menyoroti aspek teknis yang menghambat perkembangan tim selama MPL ID Season 17. Kendala komunikasi menjadi faktor paling krusial yang mereka hadapi belakangan ini. Hal ini terjadi karena komposisi skuad saat ini melibatkan pemain dari luar Indonesia.
Namun, Coach NMM menegaskan bahwa kekalahan beruntun kemarin tidak semata-mata karena faktor bahasa saja. Ada banyak variabel lain yang harus dibenahi oleh staf pelatih secara menyeluruh. Meskipun berhasil meraih kemenangan atas Bigetron by Vitality, suasana kekecewaan tetap menyelimuti tim karena performa musim ini dianggap yang paling buruk sejauh ini.