Kebun Binatang Surabaya Berhasil Kembang Biakkan Bayi Komodo

Komodo di Flores, NTT
Sumber :
  • Unsplash.com

Gadget – Kebun Binatang di Surabaya akan memiliki puluhan komodo di wilayahnya. Hal ini terjadi setelah mereka mengumumkan telah berhasil mengembangbiakkan lusinan anak komodo dalam beberapa bulan terakhir.

img_title Acer Sospiro A15 Resmi Meluncur! Smartphone Layar Ganda dengan Kamera 64MP dan Android 16 Bikin Penasaran

Dilansir melalui AFP, Selasa, 28 Juni 2022, lusinan bayi komodo telah menetas di dalam penangkaran kebun binatang di Surabaya selama beberapa bulan terakhir. Mereka ingin membantu mengembangbiakkan spesies komodo yang masuk kategori terancam punah.

Seperti diketahui, komodo hanya bisa ditemui di Indonesia, tepatnya di Taman Nasional Komodo di Flores. Pulau ini juga menjadi salah satu Warisan Dunia. Pasalnya, hanya ada 3.458 spesies komodo, bayi maupun dewasa, yang tersisa di alam liar.

img_title Vivo Y05e Resmi Dijual! HP Murah Baterai 5.150mAh dengan Ketahanan Standar Militer, Worth It?

Kadal raksasa itu disebut-sebut sebagai dinosaurus yang masih bertahan hidup. Tubuhnya bisa mencapai tinggi sampai 3 meter dan beratnya bisa mencapai 90 kilogram. Spesies komodo kini mulai menjadi perhatian karena dianggap hampir punah, terancam oleh ulah manusia dan perubahan iklim yang mulai mengerogoti habitat mereka.

Pulau Komodo, Flores, NTT

Photo :
  • Unsplash.com

img_title Motorola Edge 70 Max Bocor Jelang Rilis! Snapdragon 8 Gen 5, Baterai 7.100mAh dan Layar 144Hz Bikin Penasaran

Beruntung, kebun binatang di Surabaya memiliki program pengembang biakkan komodo. Mereka dikabarkan telah berhasil menetaskan sekitar 29 komodo dalam inkubator antara Februari sampai Maret lalu.

"Kami mencoba untuk membuat habitat yang hampir sama dengan yang ada di Flores, termasuk membuat kelembaban dan temperatur yang sama," ujar Direktur Kebun Binatang tersebut, Chairul Anwar.

Bayi-bayi komodo itu dilahirkan dari dua ekor komodo betina. Kemudian telur bayi komodo diletakkan di sebuah inkubator untuk mencegah telur tersebut dimakan oleh sang ibu, atau oleh komodo lainnya. Diketahui, komodo betina bisa mengandung telur komodo tanpa bantuan pejantan.

Kebun binatang di Surabaya ini ternyata telah menjalani program pengembangbiakkan sejak 1990. Mereka ingin melestarikan spesies yang lokasi habitatnya 700 kilometer dari Surabaya. Tidak heran, 29 bayi komodo ini telah menggenapkan jumlah spesies komodo di kebun binatang ini menjadi 134.

Persatuan Nasional untuk Konservasi Alam menyebutkan jika spesies yang terancam punah itu habitatnya akan mengecil sampai 30 persen dalam 45 tahun ke depan. Hal ini dipicu naiknya level air laut.

Maka dari itu, Chairul mengatakan jika komodo yang ada di kebun binatang ini tidak akan dilepas ke alam liar di Flores sampai kondisi di sana benar-benar stabil dan aman bagi bayi komodo.