Signify Luncurkan Brighter Lives Better World 2030, Target Hemat Energi 60 TWh Global
- Signify
Gadget – Brighter Lives Better World 2030 menjadi langkah terbaru dari Signify dalam mempercepat transformasi menuju dunia yang lebih hemat energi, rendah karbon, dan berkelanjutan. Perusahaan pencahayaan global tersebut resmi memperkenalkan visi baru mereka bersamaan dengan peluncuran teknologi terbaru dari platform Interact yang dirancang untuk mendukung bangunan pintar hingga kota cerdas.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Signify sebagai salah satu perusahaan yang terus mendorong inovasi pencahayaan berbasis teknologi dan data. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi global serta ancaman perubahan iklim yang semakin nyata, Signify melihat sistem pencahayaan modern sebagai salah satu solusi paling efektif untuk membantu menekan emisi karbon.
Program Brighter Lives Better World 2030 hadir sebagai kelanjutan dari komitmen keberlanjutan perusahaan selama satu dekade terakhir. Setelah sebelumnya mencapai target ambisi nol emisi bersih pada 2024, kini Signify memperluas fokusnya dengan menghadirkan solusi yang tidak hanya menerangi ruangan, tetapi juga membantu pelanggan menghemat energi dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
Selain itu, Signify juga menargetkan transformasi besar dalam bisnisnya melalui pengembangan solusi yang memberikan manfaat lebih luas dibanding sekadar pencahayaan konvensional. Dengan kata lain, teknologi lampu kini bukan lagi hanya soal penerangan, melainkan menjadi bagian penting dalam ekosistem bangunan modern dan kota masa depan.
Target Ambisius Signify untuk Efisiensi Energi Global
Dalam program terbaru ini, Signify menetapkan sejumlah target besar yang ingin dicapai hingga tahun 2030. Salah satu yang paling mencolok adalah komitmen menghemat energi pelanggan secara kumulatif hingga 60 TWh.
Angka tersebut menjadi sangat penting mengingat kebutuhan listrik global terus meningkat setiap tahun. Di sisi lain, ketergantungan terhadap bahan bakar fosil masih sangat tinggi, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Tidak hanya itu, perusahaan juga menargetkan pengurangan intensitas emisi karbon portofolio hingga 35 persen per tahun. Strategi tersebut diharapkan dapat membantu berbagai sektor bisnis dan pemerintahan mengurangi jejak karbon mereka secara lebih signifikan.
Menariknya lagi, Signify juga ingin meningkatkan kontribusi pendapatan dari solusi yang melampaui fungsi pencahayaan biasa. Pada 2030 nanti, perusahaan menargetkan 41 persen pendapatan berasal dari layanan yang mendukung keamanan, kesehatan, kesejahteraan, pencahayaan tenaga surya, hingga teknologi produksi pangan yang lebih efisien.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa industri pencahayaan kini bergerak menuju teknologi berbasis keberlanjutan dan Internet of Things atau IoT yang semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari.
Program Sirkular Jadi Strategi Baru Signify
Selain fokus pada efisiensi energi, Signify juga memperkenalkan pendekatan ekonomi sirkular melalui konsep “use less, use longer, use again”. Strategi ini diwujudkan lewat dua program utama bernama Signify Circle dan Signify Switch.
Program Signify Circle dirancang khusus untuk pelanggan profesional yang membutuhkan solusi pencahayaan berkelanjutan. Melalui program ini, pelanggan akan mendapatkan akses terhadap produk dan layanan yang memenuhi standar sirkularitas.
Tidak hanya menjual produk baru, Signify juga menawarkan layanan remanufaktur, suku cadang, upgrade kits, hingga konsep Light as a Service. Dengan model tersebut, perusahaan ingin memperpanjang usia penggunaan produk sekaligus mengurangi limbah elektronik.
Sementara itu, Signify Switch hadir untuk membantu pelanggan beralih menuju sistem pencahayaan LED yang lebih hemat energi. Program ini memberikan dukungan mulai dari pembiayaan hingga implementasi teknologi pencahayaan efisien.
CEO Signify, As Tempelman, mengatakan bahwa program Brighter Lives Better World 2030 dirancang untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat bisnis perusahaan di masa depan.
Menurutnya, keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis tidak lagi berjalan terpisah. Justru keduanya kini menjadi bagian dari strategi yang saling mendukung.
Asia Tenggara Hadapi Tantangan Energi yang Semakin Mendesak
Di kawasan Asia Tenggara sendiri, tantangan energi memang menjadi perhatian besar. CEO Professional Business untuk Asia Tenggara dan Timur Jauh Signify, Jitender Khurana, menilai situasi saat ini sudah semakin mendesak.
Ia menjelaskan bahwa hampir 80 persen kebutuhan energi di Asia Tenggara masih bergantung pada bahan bakar fosil. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena emisi karbon diperkirakan terus meningkat hingga sepertiga pada 2050.
Di sisi lain, bangunan diketahui menyumbang sekitar 40 persen konsumsi energi dan emisi global. Oleh karena itu, modernisasi sistem pencahayaan menjadi salah satu langkah tercepat dan paling efektif untuk dilakukan.
Menurut Signify, penggantian sistem pencahayaan lama ke teknologi LED cerdas dapat mengurangi penggunaan energi hingga 80 persen. Selain itu, emisi Scope 1 dan Scope 2 juga dapat ditekan secara signifikan.
Karena alasan itulah, perusahaan mendorong berbagai sektor mulai bergerak menggunakan sistem pencahayaan berbasis data dan teknologi pintar.
Interact Signify Hadirkan Bangunan dan Kota Pintar
Memberdayakan kota dan bangunan pintar melalui solusi Interact generasi terbaru
- Signify
Bersamaan dengan program keberlanjutan tersebut, Signify juga memperkenalkan generasi terbaru platform Interact dalam ajang Light + Building 2026.
Platform ini dirancang untuk membantu pengelolaan bangunan dan kota secara lebih efisien melalui pemanfaatan data real-time.
Salah satu solusi unggulannya adalah Interact for Intelligent Buildings. Teknologi ini memungkinkan pengelola gedung memantau serta mengontrol sistem pencahayaan secara terpusat dan otomatis.
Dengan sistem tersebut, penggunaan energi dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan aktual bangunan. Selain membantu menurunkan biaya operasional, teknologi ini juga mendukung efisiensi energi dalam jangka panjang.
Menariknya, solusi ini sudah digunakan dalam lebih dari 40 ribu proyek di berbagai negara. Hal tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap sistem pencahayaan berbasis kecerdasan digital.
Teknologi Outdoor Cerdas Permudah Kota Modern
Selain bangunan pintar, Signify juga menghadirkan teknologi untuk area outdoor melalui Interact EasyConnect.
Solusi ini memungkinkan penerapan sistem pencahayaan terkoneksi tanpa membutuhkan instalasi kabel yang rumit. Dengan dukungan konektivitas seluler dan hybrid, implementasi lampu pintar di kawasan perkotaan menjadi jauh lebih cepat dan fleksibel.
Teknologi tersebut dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam membangun jaringan pencahayaan modern yang siap menghadapi kebutuhan masa depan.
Tidak berhenti di situ, Signify juga meluncurkan Central Management System atau CMS. Sistem ini berfungsi sebagai platform digital terpadu untuk memantau, mengontrol, dan mengelola jaringan pencahayaan outdoor skala besar dari jarak jauh.
Melalui CMS, pengelolaan lampu jalan dan fasilitas publik menjadi lebih efisien karena seluruh sistem dapat dipantau secara real-time. Respons terhadap gangguan pun dapat dilakukan lebih cepat.
Lampu Bisa Menyesuaikan Cuaca dan Lalu Lintas
Salah satu inovasi paling menarik dari Interact generasi terbaru adalah Traffic and Weather Adaptive Lighting Systems.
Teknologi ini memungkinkan tingkat pencahayaan menyesuaikan kondisi lalu lintas dan cuaca secara otomatis. Jadi, lampu dapat menjadi lebih terang ketika jalan ramai atau cuaca buruk, lalu menurunkan intensitas saat aktivitas rendah.
Traffic and Weather Adaptive Lighting Systems
- Signify
Pendekatan tersebut dinilai jauh lebih efisien dibanding sistem penjadwalan lampu konvensional yang menggunakan pengaturan tetap.
Selain meningkatkan keselamatan dan visibilitas jalan, teknologi adaptif ini juga membantu mengurangi konsumsi energi yang tidak diperlukan.
Dengan kata lain, sistem pencahayaan kini berkembang menjadi infrastruktur pintar yang mampu merespons kondisi lingkungan secara langsung.
Signify Ingin Dorong Masa Depan Rendah Karbon
Melalui kombinasi program Brighter Lives Better World 2030 dan platform Interact terbaru, Signify ingin memperkuat kontribusinya dalam membangun masa depan rendah karbon.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap praktik manufaktur berdampak rendah, rantai pasok yang etis, serta perluasan akses pencahayaan untuk komunitas yang masih kurang terlayani.
Selain itu, pendekatan berbasis IoT dan data real-time diyakini akan menjadi fondasi penting dalam pengembangan kota dan bangunan modern di masa depan.
Di tengah meningkatnya tekanan terhadap efisiensi energi global, inovasi seperti ini diprediksi akan semakin dibutuhkan oleh pemerintah, industri, hingga masyarakat luas.
Dengan strategi tersebut, Signify tidak hanya menjual lampu, tetapi juga menghadirkan solusi teknologi yang mampu membantu dunia bergerak menuju lingkungan yang lebih cerdas, hemat energi, dan berkelanjutan.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |