India Kembangkan Model AI Terjangkau untuk Menyaingi ChatGPT & DeepSeek

India Kembangkan Model AI Terjangkau
Sumber :
  • chatgpt

Gadget – Dalam sebuah acara yang membahas perkembangan kecerdasan buatan, Menteri Elektronika dan Teknologi Informasi India, Ashwini Vaishnaw, mengungkapkan bahwa negaranya sedang mengembangkan model AI fundamental. Model ini dirancang untuk berfungsi serupa dengan ChatGPT dan DeepSeek, namun dengan biaya yang lebih rendah. Menurutnya, pengembangan AI ini dapat selesai dalam 8 hingga 10 bulan ke depan.

Agibot Humanoid: 5.000 Unit Terkirim, Interaksi Alami di CES 2026

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa India memiliki kemandirian dalam teknologi AI dan tidak bergantung sepenuhnya pada model AI yang dikembangkan oleh negara lain. Dengan ekosistem AI yang terus berkembang, India berambisi menjadi pemain utama dalam industri kecerdasan buatan global.

Menyesuaikan AI dengan Kebutuhan Lokal

Kontroversi Regulasi Telekomunikasi India: Wajib Berbagi Kode Sumber

India tidak hanya berfokus pada efisiensi biaya, tetapi juga menyesuaikan AI ini dengan kebutuhan masyarakatnya. Para peneliti telah mengembangkan kerangka kerja AI yang mampu memahami berbagai bahasa dan konteks lokal. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan inklusivitas serta mengurangi bias dalam sistem AI.

Dengan memahami konteks linguistik yang khas dari pengguna di India, model AI ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih relevan bagi masyarakat lokal. Ini menjadi langkah strategis bagi India dalam mengadopsi AI yang lebih bermanfaat secara luas.

Codee: Revolusi Belajar Kode dengan Blok Fisik Magnetik

Dukungan Infrastruktur Komputasi yang Mumpuni

Salah satu tantangan utama dalam pengembangan AI adalah kebutuhan akan daya komputasi yang tinggi. Model AI seperti ChatGPT dilatih menggunakan sekitar 25.000 unit GPU, sementara DeepSeek hanya menggunakan sekitar 2.000 GPU. Untuk memastikan model AI buatan India memiliki performa yang kompetitif, pemerintah telah menyediakan fasilitas dengan 18.693 unit GPU.

Jumlah ini menunjukkan keseriusan India dalam membangun infrastruktur AI yang tangguh. Dengan sumber daya komputasi yang besar, model AI ini diharapkan mampu bersaing dengan ChatGPT dan DeepSeek dalam hal kualitas dan efisiensi.

Biaya Operasional yang Lebih Murah

Selain fokus pada kualitas dan kinerja, pemerintah India juga ingin menghadirkan AI yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini, penggunaan ChatGPT memerlukan biaya sekitar $3 per jam, sementara AI buatan India diperkirakan hanya memerlukan biaya Rs 100 (sekitar $1,15). Hal ini dimungkinkan berkat subsidi yang diberikan oleh pemerintah India untuk mendorong adopsi teknologi AI dalam berbagai sektor.

Halaman Selanjutnya
img_title