CES 2026: Lovense Kenalkan Emily, AI Companion Doll Penuh Memori

CES 2026: Lovense Kenalkan Emily, AI Companion Doll Penuh Memori
Sumber :
  • Viva Tung/CNET/Lovense/Adobe Stock

Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Hari Ini Selasa, 13 Januari 2026
  • Emily adalah AI companion doll seukuran manusia yang debut di pameran teknologi CES 2026.
  • Fitur unggulannya terletak pada perangkat lunak AI canggih yang mampu mengingat interaksi dan menyesuaikan kepribadiannya secara bertahap.
  • Lovense memposisikan Emily sebagai wujud "kompanionship" jangka panjang, menandai pergeseran dari perangkat seks menjadi mitra pribadi.
  • Boneka ini diperkirakan akan dijual dengan harga antara $4.000 hingga $8.000 dan mulai dikirimkan pada tahun 2027.

Lenovo Legion Go 2 dan Legion Pro Rollable Resmi Diperkenalkan di CES 2026

Konferensi teknologi terbesar dunia, CES 2026, telah memperkenalkan sebuah inovasi yang mengaburkan batas antara produk dan pasangan: AI companion doll bernama Emily. Diproduksi oleh Lovense, boneka ini bukan sekadar perangkat keras silikon yang realistis, tetapi sebuah sistem kecerdasan buatan yang dirancang untuk koneksi emosional mendalam. Apa yang membuat Emily berbeda? Ia mampu belajar, mengingat percakapan, dan secara progresif mengadaptasi kepribadiannya sesuai preferensi pengguna.

Mengapa Emily Berbeda? Kekuatan Perangkat Lunak Emosional

Perangkat Asus CES 2026: 4 Pilihan Terbaik (Zenbook Hingga ROG)

Lovense membangun Emily dengan fitur fisik yang sangat mendetail. Boneka ini memiliki eksterior silikon yang realistis dan kerangka internal yang sepenuhnya dapat diposisikan. Selain itu, Emily menunjukkan gerakan wajah terbatas, termasuk gerakan mulut, untuk interaksi yang lebih ekspresif.

Namun, Lovense menegaskan bahwa perangkat keras boneka hanyalah setengah cerita. Nilai jual utamanya terletak pada perangkat lunak emosionalnya. Sistem AI inilah yang memungkinkan Emily mengingat interaksi masa lalu dan menyesuaikan kepribadiannya dari waktu ke waktu. Itu berarti Emily tidak hanya merespons, tetapi juga mengakumulasi pengalaman.

Personalitas yang Dapat Disesuaikan dan Konektivitas

Emily terhubung ke aplikasi Lovense melalui Bluetooth. Fitur ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan AI bahkan ketika mereka tidak berada di dekat boneka tersebut. Fitur fisik dan kepribadian Emily sepenuhnya dapat disesuaikan. Bahkan, boneka ini dapat mengirimkan ‘selfie’ yang dihasilkan oleh AI atas permintaan pengguna.

Strategi Lovense: Dari Perangkat Seks Menuju Kompanionship Jangka Panjang

Lovense jelas tidak menjual Emily hanya sebagai boneka; mereka menjual sebuah peta jalan untuk hubungan jangka panjang. Selama demonstrasi CES, perusahaan itu membingkai produk ini lebih sebagai bentuk kompanionship daripada perangkat seks.

Situs web perusahaan menyatakan bahwa Emily dapat membantu pengguna membangun kepercayaan diri. Ini terjadi melalui koneksi bebas penghakiman dan ekspresi intim yang aman. Lovense secara aktif memposisikan robot seks ini sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas, bukan perangkat mandiri. Ini menandakan pergeseran menuju platform yang menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan personalisasi jangka panjang melalui pembelajaran mesin.

Evolusi Teknologi Pendamping

Lintasan perkembangan AI companion doll mencerminkan lintasan teknologi itu sendiri. Kita melihat pergeseran dari hal baru (novelty) menuju utilitas, dan akhirnya menuju keterikatan emosional (attachment).

Setahun sebelumnya, di CES 2025, kita menyaksikan Aria, robot humanoid Realbotix yang juga dirancang untuk koneksi emosional. Kini, perusahaan tersebut memperluas robot yang dapat disesuaikan untuk berbagai kasus penggunaan. Ini mencakup layanan media, perawatan kesehatan, dan layanan korporat, di luar lingkup teknologi seks. Ketika pendamping AI semakin lazim, garis antara produk dan mitra menjadi semakin sulit untuk didefinisikan.

Harga dan Masa Depan Hubungan Manusia dengan AI Companion Doll

Lovense telah mengumumkan rincian harga dan ketersediaan Emily. Boneka ini akan dibanderol antara $4.000 dan $8.000. Harga tersebut tergantung pada tingkat personalisasi yang dipilih pelanggan.

Lovense berharap Emily mulai dikirimkan pada tahun 2027. Pengguna kini sudah dapat bergabung dalam daftar tunggu di situs web resmi Lovense dengan biaya reservasi sebesar $200.

Kehadiran Emily di panggung CES menegaskan ke mana arah perkembangan teknologi. Kecerdasan buatan telah bergerak melampaui layar dan pengeras suara. Produk seperti Emily mengisyaratkan masa depan di mana AI companion doll tidak lagi sekadar terprogram, tetapi semakin personal. Harapannya, interaksi ini membawa manfaat psikologis nyata bagi penggunanya.