Invasi Musik AI di Spotify: Pengguna Marah, 'Discover Weekly' Jadi Korban

Invasi Musik AI di Spotify: Pengguna Marah, 'Discover Weekly' Jadi Korban
Sumber :
  • TechRadar

Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa Spotify tidak membuat atau memiliki musik apa pun. Mereka mengklaim tidak mempromosikan atau memberikan penalti terhadap track yang dibuat menggunakan alat AI. Namun, pengguna melihat kontradiksi antara pernyataan ini dengan pengalaman mereka di Discover Weekly.

HP OPPO Kamera Jernih Terbaik: Mulai 1 Jutaan, Resolusi 50 MP

Dilema Royalti Artis dan Masa Depan Spotify Musik AI

Sebagian besar pengguna yang frustrasi mulai meyakini adanya strategi bisnis tersembunyi. Mereka berhipotesis bahwa dorongan kuat terhadap Musik AI ini adalah upaya disengaja oleh Spotify. Mengapa? Jawabannya berkaitan erat dengan masalah pembayaran royalti.

LEDA: Revolusi Desain Furnitur Eksekutif yang Feminin

Spotify memang memiliki reputasi yang kurang baik dalam hal pembayaran royalti yang adil kepada artis independen. Jika platform semakin banyak merekomendasikan Musik AI (yang tidak memerlukan pembayaran royalti penuh kepada pencipta manusia), keuntungan perusahaan tentu akan melonjak.

Dorongan yang masif ini tidak lagi terlihat seperti kebetulan. Pelanggan khawatir, strategi ini akan mengikis integritas artistik dan bakat sah demi peningkatan margin keuntungan. Sebagai layanan streaming terbesar di dunia, Spotify memiliki pengaruh industri yang sangat besar. Kehilangan kepercayaan dari basis pelanggan setia merupakan kerugian signifikan yang menuntut peninjauan ulang segera terhadap kebijakan rekomendasi dan transparansi konten.

Performa Maksimal: HP RAM 8 GB di Bawah Rp1,5 Juta