Bluetooth 6.0: Fitur Revolusioner dan Mengapa Headphone Belum Adopsi
- Jada Jones/ZDNET
- Pelacakan Perangkat Universal memungkinkan presisi sentimeter, menyamai teknologi ‘Find My Device’.
- Latensi Ultra-Rendah menghilangkan jeda audio/video, sangat penting bagi mobile gamer dan AR/VR.
- Efisiensi Koneksi Multipoint yang Stabil memperbaiki masalah glitchy saat beralih antar perangkat (HP ke Laptop).
Dunia teknologi menyambut kehadiran standar nirkabel terbaru, Bluetooth 6.0, yang dirilis oleh Bluetooth Special Interest Group (SIG) pada September 2024. Versi revolusioner ini menjanjikan perubahan signifikan, terutama dalam hal latensi ultra-rendah dan kemampuan pelacakan perangkat presisi sentimeter. Meskipun smartphone kelas atas (seperti Google Pixel 10 dan Apple iPhone 17) telah mengadopsi teknologi ini, produsen headphone dan earbuds justru bergerak lambat. Konsumen saat ini masih menemukan banyak perangkat audio baru menggunakan Bluetooth 5.3 atau 5.4. Lantas, mengapa standar Bluetooth 6.0 layak dinantikan dan kapan kita bisa menikmatinya sepenuhnya?
Membongkar Fitur Kunci Bluetooth 6.0
Setiap pembaruan Bluetooth tidak hanya sekadar menyediakan koneksi nirkabel. Standar ini bertanggung jawab penuh atas kompresi audio, stabilitas transmisi, dan tingkat latensi. Bluetooth 6.0 membawa tiga peningkatan utama yang mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat nirkabel.
Efisiensi Koneksi yang Lebih Cerdas
Bluetooth 6.0 memperkenalkan metode baru dalam pencarian perangkat dan proses pairing. Ini menciptakan proses pairing yang jauh lebih cepat dan mulus. Peningkatan ini sangat vital bagi pengguna fitur Bluetooth multipoint.
Fitur multipoint memungkinkan satu perangkat Bluetooth menyimpan banyak koneksi dan beralih di antaranya. Sayangnya, fitur ini sering tidak stabil dan glitchy saat beralih dari HP ke laptop. Bluetooth 6 mengatasi masalah ini melalui fitur Decision-Based Advertising Filtering dan Monitoring Advertisers.
Sistem baru ini meningkatkan interoperabilitas dan memungkinkan koneksi ulang instan ke perangkat yang pernah dipasangkan sebelumnya. Headphone Anda kini menyiarkan sinyal daya rendah yang lebih kecil untuk mengumumkan kesiapannya terhubung. Akibatnya, ponsel Anda dapat segera menemukan koneksi tersebut tanpa memboroskan banyak daya baterai.
Latensi Ultra-Rendah untuk Pengalaman Gaming
Masalah latensi audio/video selalu menghantui versi Bluetooth lawas. Keterlambatan antara suara yang didengar dan gambar yang ditonton sangat mengganggu, terutama bagi para gamer. Meskipun versi Bluetooth yang lebih baru telah mengurangi latensi, evolusi mobile gaming dan AR/VR menuntut performa audio yang nyaris tanpa jeda.