Bluetooth 6.0: Fitur Revolusioner dan Mengapa Headphone Belum Adopsi
- Jada Jones/ZDNET
Bluetooth 6 menghadirkan peningkatan pada Isochronous Adaptation Layer (ISOAL). ISOAL bertugas mentransmisikan data real-time, seperti audio. Dengan mengoptimalkan teknologi ini, standar nirkabel terbaru ini memungkinkan kecepatan transmisi yang lebih cepat dan transfer data yang lebih besar, disesuaikan dengan kebutuhan audio spesifik.
Oleh karena itu, mobile gamer tidak perlu lagi menyambungkan headphone mereka menggunakan kabel. Bahkan, gamer konsol dan PC kini menemukan fleksibilitas lebih besar, karena headphone nirkabel mereka mampu menangani tuntutan audio game single-player dengan baik.
Pelacakan Perangkat Universal Sentimeter
Fitur paling dinantikan dari Bluetooth 6.0 adalah Bluetooth Channel Sounding. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk mendemokratisasi teknologi pelacakan perangkat.
Fitur Channel Sounding menawarkan presisi pelacakan hingga sentimeter. Ini memungkinkan pengguna menemukan perangkat yang hilang, seperti headphone atau earbuds, dengan akurasi yang setara dengan sistem ‘Find My Device’ eksklusif. Kemampuan ini meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna secara signifikan.
Tantangan Adopsi dan Dampak Jangka Panjang
Meskipun spesifikasi inti Bluetooth 6.0 (bahkan spesifikasi inti 6.2) sudah dirilis, tingkat adopsi perangkat audio masih jauh di belakang. Sejumlah smartphone yang dirilis tahun 2025 sudah kompatibel dengan standar nirkabel ini. Namun, banyak headphone terbaru di pasaran masih terbatas pada Bluetooth 5.3 atau 5.4.
Produsen headphone membutuhkan waktu untuk mengintegrasikan chipset dan spesifikasi inti baru ke dalam produk mereka. Mereka harus memastikan kompatibilitas penuh dengan semua fitur canggih yang ditawarkan Bluetooth 6.0, mulai dari ISOAL hingga Channel Sounding.
Para analis memperkirakan peningkatan signifikan perangkat audio yang mendukung Bluetooth 6.0 akan terlihat pada tahun 2026. Hingga saat itu, konsumen yang ingin menikmati koneksi super efisien dan latensi ultra-rendah wajib memastikan perangkat sumber (HP atau laptop) dan perangkat audio mereka sama-sama mendukung standar nirkabel terbaru ini. Peningkatan ini akan mendefinisikan ulang pengalaman mendengarkan nirkabel bagi jutaan pengguna di masa depan.