China Terbangkan eVTOL 5 Ton Pertama di Dunia-Langkah Besar Menuju Taksi Udara Masa Depan!
- Gizmochina
Tantangan di Depan: Sertifikasi, Infrastruktur, dan Kepercayaan Publik
Meski sukses terbang, V5000 masih menghadapi rintangan besar:
- Sertifikasi penerbangan sipil – proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun
- Infrastruktur vertiport – butuh investasi besar untuk membangun jaringan takeoff/landing
- Biaya produksi – apakah bisa diproduksi massal dengan harga kompetitif?
- Kepercayaan publik – masyarakat harus yakin bahwa eVTOL besar aman
Namun, dengan dukungan kuat dari pemerintah China dan ekosistem teknologi dalam negeri yang matang, kemungkinan V5000 memasuki layanan komersial dalam 3–5 tahun ke depan sangat realistis.
Kesimpulan: Era Baru Transportasi Udara Telah Dimulai
Dengan penerbangan perdana V5000, China tidak hanya mencatat rekor teknis ia mendefinisikan ulang apa yang mungkin dalam transportasi udara urban dan regional. Sementara dunia masih membayangkan taksi udara sebagai “mobil terbang” untuk satu atau dua orang, China sudah membangun sistem angkutan udara listrik skala menengah yang siap menggantikan pesawat kecil konvensional.
Jika tren ini berlanjut, langit masa depan akan dipenuhi bukan oleh drone kecil, tapi oleh armada eVTOL seperti V5000 diam-diam, efisien, dan menghubungkan dunia dengan cara yang belum pernah terbayangkan.
Dan kali ini, China berada di garis depan.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |