Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra: 3 Kekurangan yang Mengancam
- Kerry Wan/ZDNET
Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Makin Melangit?
Rumor mengenai banderol harga Samsung Galaxy S26 Ultra kini mulai membelah opini publik. Samsung menghadapi tekanan besar akibat kenaikan harga komponen global yang terus membengkak. Saat ini, seri Ultra sudah dibanderol mulai dari 1.300 dolar AS, yang bahkan lebih mahal daripada model flagship dasar milik Apple maupun Google.
Meskipun Samsung sering memberikan penawaran double storage saat peluncuran, harga dasar yang tinggi tetap menjadi penghalang bagi banyak konsumen. Samsung harus memberikan nilai lebih jika ingin mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan pasar yang sangat ketat.
Inovasi Baru: Fitur Privacy Display
Namun, tidak semua kabar bersifat negatif bagi calon pembeli. Samsung kabarnya akan memperkenalkan fitur "Privacy Display" pada Samsung Galaxy S26 Ultra. Teknologi ini memanfaatkan kontrol cahaya tingkat piksel pada panel OLED untuk menjaga privasi pengguna di ruang publik.
Cahaya layar hanya akan terlihat jelas jika dipandang secara tegak lurus oleh pemiliknya. Fitur ini sangat berguna bagi pebisnis atau pengguna yang sering mengakses data sensitif di tempat umum. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu nilai jual unik yang mampu menutupi beberapa kekurangan teknis lainnya.
Analisis Tantangan Flagship Masa Depan
Samsung Galaxy S26 Ultra memikul beban berat untuk membuktikan diri sebagai ponsel Android terbaik di pasar. Perusahaan asal Korea Selatan ini perlu menyeimbangkan antara efisiensi produksi dan inovasi perangkat keras yang nyata. Jika mereka hanya fokus pada pembaruan perangkat lunak tanpa memperbaiki aspek fisik dan sensor kamera, dominasi Samsung bisa saja goyah.
Kini publik menunggu langkah nyata Samsung dalam merespons berbagai kritik terkait ergonomi dan kualitas zoom. Kehadiran Samsung Galaxy S26 Ultra akan menjadi penentu apakah Samsung masih menjadi pemimpin inovasi atau sekadar pengikut tren di industri smartphone global.