IPO SpaceX: Valuasi Tembus Rp19 Ribu Triliun & Kuota Retail 30%

IPO SpaceX: Valuasi Tembus Rp19 Ribu Triliun & Kuota Retail 30%
Sumber :
  • SpaceX/CNET

img_title Starmind Elon Musk Gila-Gilaan! 1 Juta Satelit AI Akan Kuasai Langit Bumi
  • SpaceX resmi mengajukan draf registrasi IPO kepada SEC untuk target penawaran pada Juni mendatang.
  • Perusahaan berencana mengalokasikan 30% saham untuk investor retail, tiga kali lipat dari standar pasar.
  • Integrasi teknologi AI melalui xAI mendorong valuasi gabungan perusahaan hingga angka US$1,25 triliun.
  • Sejumlah tantangan teknis pada Starship dan kendala hukum Grok AI menjadi risiko utama bagi investor.

img_title Peluncuran Starship V3 Sukses: SpaceX Kian Dekat ke Mars!

Perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk, SpaceX, resmi memulai langkah strategis menuju lantai bursa global. Berdasarkan laporan Bloomberg, raksasa teknologi ini telah mengajukan draf registrasi IPO SpaceX kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat. Langkah tertutup ini merupakan tahap awal menuju penawaran umum perdana yang diprediksi terlaksana pada Juni mendatang dengan target dana segar mencapai US$75 miliar.

Alokasi Saham Retail yang Tidak Biasa

img_title Grok Build Hadir, xAI Tantang Claude Code dengan AI Coding Profesional

Langkah IPO SpaceX kali ini membawa angin segar bagi investor individu di seluruh dunia. Melalui laporan The Motley Fool, Elon Musk berencana mengalokasikan sekitar 30% saham perdana khusus untuk "investor retail". Angka ini tergolong sangat agresif dan tidak lazim dalam tradisi Wall Street.

Biasanya, perusahaan besar hanya memberikan alokasi sekitar 10% saham bagi publik saat melantai pertama kali. Strategi ini menunjukkan keinginan Musk untuk melibatkan komunitas pendukungnya secara langsung dalam kepemilikan perusahaan. Hingga saat ini, perwakilan resmi perusahaan belum memberikan komentar tambahan terkait detail distribusi saham tersebut.

Sinergi AI dan Starlink Dongkrak Valuasi

Ketertarikan pasar terhadap IPO SpaceX tidak hanya didorong oleh bisnis roket semata. Sektor kecerdasan buatan (AI) kini menjadi motor utama yang melambungkan nilai perusahaan. Valuasi SpaceX bersama xAI dan platform X (dahulu Twitter) kini ditaksir menyentuh angka fantastis US$1,25 triliun.

Tantangan Teknis Starlink V3 dan Starship

Meskipun valuasinya meroket, SpaceX menghadapi hambatan operasional yang signifikan. Layanan Starlink berencana meluncurkan satelit generasi ketiga (V3) untuk menyediakan internet kecepatan gigabit. Namun, teknologi ini baru siap pada tahun 2027 dan sangat bergantung pada keberhasilan roket Starship yang saat ini masih dalam tahap pengujian intensif.

Masalah Hukum Grok AI dan xAI

Halaman Selanjutnya
img_title