Canggih! 7 Smart Rings Ini Mampu Terjemahkan Bahasa Isyarat
- maxkabakov/Getty Images
- Peneliti menciptakan tujuh cincin pintar untuk menerjemahkan ASL dan ISL secara akurat.
- Teknologi ini lebih praktis karena tidak memerlukan sarung tangan tebal atau kamera khusus.
- Perangkat mampu mengenali 100 kata dan menyusun kalimat tanpa perlu kalibrasi ulang.
Para ahli teknologi dari Korea Selatan berhasil menciptakan sistem penerjemah bahasa isyarat revolusioner berbasis tujuh cincin pintar (smart rings). Penelitian yang terbit di jurnal Science Advances ini menawarkan solusi komunikasi bagi lebih dari 72 juta orang tunarungu di dunia. Melalui sensor gerak halus, alat ini mampu mengubah gerakan tangan menjadi teks secara real-time tanpa memerlukan perangkat besar yang mengganggu.
Keunggulan Sistem Penerjemah Bahasa Isyarat Dibandingkan Teknologi Lama
Teknologi lama biasanya menggunakan sarung tangan tebal yang mengganggu fleksibilitas tangan pengguna. Selain itu, sistem berbasis kamera seringkali terkendala oleh jarak pandang atau pencahayaan yang kurang mendukung. Para peneliti merancang cincin ini untuk menangkap posisi jari secara presisi sambil membiarkan tangan bergerak alami.
Cincin pintar ini bekerja secara nirkabel dan sangat ringan untuk pemakaian harian. Alat tersebut mendeteksi gerakan dinamis seperti kata "terbang" hingga posisi statis seperti kata ganti orang. Karena memiliki arsitektur modular, pengguna dapat berinteraksi tanpa hambatan fisik yang berarti di ruang publik.
Akurasi Tinggi Tanpa Pelatihan Ulang
Sistem ini menunjukkan performa luar biasa dalam mengenali 100 kosakata American Sign Language (ASL) dan International Sign Language (ISL). Hebatnya lagi, perangkat ini langsung mengenali pengguna baru tanpa proses kalibrasi yang rumit setiap kali digunakan.
Data yang tertangkap memungkinkan penerjemahan pada tingkat kalimat secara otomatis. Hal ini terjadi karena algoritma sistem mampu mendeteksi urutan kata secara berurutan sesuai kaidah bahasa. Kemampuan ini sangat membantu penyandang disabilitas saat memesan makanan di restoran atau meminta bantuan di tempat umum.
Potensi Penerapan Teknologi di Masa Depan
Tim peneliti dari Yonsei University dan KIST menegaskan bahwa inovasi ini tidak terbatas pada alat bantu komunikasi saja. Arsitektur nirkabel pada sistem penerjemah bahasa isyarat tersebut membuka peluang besar bagi industri teknologi lainnya. Pengembang dapat mengadaptasi teknologi ini untuk berbagai aplikasi berbasis gestur yang membutuhkan akurasi tinggi.