Google Diam-diam Pasang AI Gemini Nano di Chrome, Cek PC Anda!
- Sarah Tew/CNET
Selain masalah hukum, Hanff juga menyoroti dampak lingkungan dari penggunaan daya komputasi lokal yang masif. Ia berpendapat bahwa Google seharusnya melaporkan aktivitas ini di bawah arahan keberlanjutan korporasi. Ketidakjujuran Google dalam meminta izin dianggap sebagai langkah untuk memuluskan penetrasi teknologi AI tanpa hambatan regulasi.
Langkah Menonaktifkan Fitur AI Google
Jika Anda merasa keberatan, ada cara mudah untuk menghapus atau menonaktifkan model AI ini dari browser. Pengguna dapat mengetikkan "chrome://flags" pada bilah alamat peramban. Kemudian, cari opsi bertajuk "Enables optimization guide on device" dan segera ubah pengaturannya menjadi "Disabled".
Setelah Anda menonaktifkan opsi tersebut, sistem tidak akan lagi mengunduh atau memperbarui model AI di masa depan. Google menyatakan bahwa sejak Februari lalu, mereka telah menyediakan pengaturan untuk mematikan fitur ini secara langsung di menu setelan Chrome. Keputusan untuk tetap menggunakan atau menghapus Google Chrome Gemini Nano kini sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai pemilik perangkat.
Dampak Jangka Panjang bagi Pengguna
Tindakan Google ini mencerminkan tren baru perusahaan teknologi yang ingin mendistribusikan beban kerja AI ke sisi klien. Meskipun teknologi ini menawarkan fungsionalitas cerdas, transparansi tetap menjadi harga mati bagi kepercayaan konsumen. Pengguna harus lebih waspada terhadap pembaruan perangkat lunak yang mungkin membawa beban tambahan bagi sistem.
Ke depannya, integrasi Google Chrome Gemini Nano mungkin akan semakin dalam di berbagai platform. Oleh karena itu, memahami cara kerja dan cara mengontrolnya sangat krusial demi menjaga performa perangkat dan integritas data pribadi. Pantau terus pengaturan browser Anda untuk memastikan tidak ada fitur asing yang berjalan tanpa sepengetahuan Anda.