Motor Listrik vs Motor Bensin: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Pengemudi Ojol?

Motor Listrik vs Motor Bensin: Mana yang Lebih Menguntungkan
Sumber :
  • lifeworks

Gadget – Sebagai pengemudi ojek online (ojol), memilih motor yang tepat adalah keputusan penting yang memengaruhi biaya operasional, efisiensi, dan kenyamanan dalam bekerja sehari-hari. Dua pilihan utama yang sering dipertimbangkan adalah motor listrik dan motor bensin. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Artikel ini akan membandingkan kedua jenis motor ini dari berbagai aspek penting untuk membantu para pengemudi ojol membuat keputusan yang tepat.

Jangan Panik, Begini Langkah Aman Menyelamatkan Motor Listrik Usai Banjir

1. Biaya Operasional
Dalam dunia ojol, biaya operasional harian merupakan salah satu pertimbangan utama.
Motor Listrik: Salah satu keuntungan utama motor listrik adalah biaya operasionalnya yang rendah. Dibandingkan motor bensin, pengisian daya motor listrik jauh lebih murah. Dengan tarif listrik yang lebih stabil, pengeluaran harian pengemudi bisa lebih terkendali. Sebagai gambaran, biaya pengisian daya untuk satu kali penuh hanya sekitar beberapa ribu rupiah, sementara untuk motor bensin, pengeluaran bahan bakar bisa mencapai puluhan ribu rupiah dalam satu hari, tergantung jarak yang ditempuh.

Motor Bensin: Di sisi lain, motor bensin masih membutuhkan bahan bakar yang harganya fluktuatif. Apalagi, dengan adanya ketidakpastian harga BBM di masa depan, biaya operasional motor bensin dapat menjadi lebih tinggi dan sulit diprediksi. Selain itu, motor bensin memerlukan perawatan rutin seperti penggantian oli dan komponen mesin lainnya yang juga berkontribusi pada peningkatan biaya operasional.

Jangan Salah Pilih, Kenali Teknologi Baterai Motor Listrik Sebelum Membeli

2. Perawatan
Perawatan motor juga menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan kendaraan.
Motor Listrik: Salah satu keunggulan motor listrik adalah perawatannya yang lebih mudah dan murah. Tidak ada kebutuhan untuk mengganti oli, filter udara, atau busi seperti pada motor bensin. Komponen motor listrik juga lebih sederhana, sehingga lebih sedikit yang perlu dirawat atau diganti. Hal ini membuat motor listrik lebih ekonomis dalam jangka panjang.

Motor Bensin: Motor bensin memiliki banyak komponen mekanis yang memerlukan perawatan rutin, seperti oli mesin, busi, dan karburator. Penggantian suku cadang juga lebih sering dilakukan, yang menambah biaya dan waktu perawatan. Meskipun bengkel untuk motor bensin lebih banyak tersedia, biaya perawatan jangka panjang tetap lebih tinggi dibandingkan motor listrik.

Halaman Selanjutnya
img_title
Pilih HP OPPO RAM Besar Rp2 Juta: Wajib Ojol dan Lapangan