Wamenkominfo Nezar Patria Tekankan Pemanfaatan AI yang Inklusif dan Non-Diskriminatif

Wamenkominfo : Nezar Patria
Sumber :
  • Kominfo

Co-Founder Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) Bambang Riyanto mengungkapkan bahwa saat ini dunia sedang berada dalam Era Narrow AI yang memungkinkan penyelesaian tugas khusus seperti melacak gambar, menerjemahkan, atau menunjukkan lokasi.

img_title Indibiz Latih Guru Makassar Kuasai AI dan STEAM Demi Kelas Interaktif

Sebelumnya, teknologi AI banyak digunakan untuk analisis sentimen, merangkum dokumen, melakukan transaksi, atau memprediksi teks melalui prompt atau perintah.

"Visi ke depan AI adalah membentuk sesuatu yang lebih umum dengan kemampuan mirip manusia, seperti mengenali wajah, memahami bahasa yang diucapkan oleh orang lain, memecahkan masalah, dan belajar," katanya.

img_title ASUS VivoWatch 6 Plus Resmi Meluncur dengan Fitur Kesehatan AI dan Desain Premium

Lebih dari itu, teknologi AI merupakan bidang teknologi yang berusaha menciptakan komputer yang lebih cerdas, mendekati kecerdasan makhluk hidup atau manusia. "Seperti kemampuan belajar, penalaran, dan pemecahan masalah. Ini adalah hal-hal yang ingin diadopsi oleh AI," tandasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji, Akademisi Universitas Dian Nuswantoro Pulung Nurtantio, dan Managing Editor InfoKomputer Wisnu Nugroho.

img_title Samsung Flagship Mungkin Pakai Pendingin Cair atau Angin untuk Atasi Panas Berlebih