Kasus Soto Daging Manusia di Kampung Rambutan Kembali Viral

Kasus Soto Daging Manusia di Kampung Rambutan Kembali Viral
Sumber :
  • viva.co.id

Gadget – Kasus mengerikan yang terjadi 11 tahun lalu di Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan setelah video viral muncul di Instagram. Kasus ini menampilkan kekejaman Benget Situmorang, seorang pemilik warung soto lamongan yang menggunakan potongan tubuh istrinya, Darna Sri Astuti, sebagai bahan soto yang dijual ke pelanggan. Peristiwa ini bermula dari perselingkuhan, namun berakhir dengan tragedi yang mengejutkan banyak pihak. Peristiwa tersebut kembali menarik perhatian publik karena unggahan akun Instagram @mwv.mystic yang menceritakan ulang kisah horor ini, yang tak pernah hilang dari ingatan.

img_title Bocoran Redmi 17C 5G Terungkap! Ternyata Hanya Rebranding Redmi 15C 5G, Masih Layak Ditunggu?

Kisah Awal Benget dan Darna: Perselingkuhan yang Memicu Kejahatan

Kisah kelam ini bermula saat Benget, seorang perantau asal Desa Ambarita, Samosir, Sumatra Utara, mencari peruntungan di Jakarta demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya yang tergolong miskin. Saat pertama kali merantau pada tahun 1996, Benget bekerja sebagai sopir bus Kopaja dan bertemu Roini, yang kemudian menjadi istrinya. Namun, rumah tangga mereka sering diterpa konflik akibat sifat temperamen Benget yang kejam.

img_title Acer Sospiro A15 Resmi Meluncur! Smartphone Layar Ganda dengan Kamera 64MP dan Android 16 Bikin Penasaran

Pada tahun 2011, Benget resmi bercerai dari Roini dan menikah dengan Darna, yang tidak mengetahui status pernikahan Benget sebelumnya. Hubungan Benget dan Darna pun diwarnai perselingkuhan Benget dengan tukang jamu bernama Tini. Kecurigaan Darna terhadap hubungan suaminya dengan Tini semakin besar, hingga berujung pada peristiwa mengerikan yang membuat banyak pihak bergidik.

Pembunuhan Kejam yang Mengejutkan Warga Kampung Rambutan

img_title Vivo Y05e Resmi Dijual! HP Murah Baterai 5.150mAh dengan Ketahanan Standar Militer, Worth It?

Foto Kedua Tersangka

Photo :
  • Dok Liputan6

Pada 1 Maret 2013, perselisihan antara Darna dan Benget memuncak. Bersama selingkuhannya, Tini, Benget merencanakan pembunuhan Darna. Kejadian tersebut terjadi setelah Darna diajak minum tuak oleh Benget. Dalam kondisi lengah, Benget memukul Darna hingga tak sadarkan diri, lalu menyeretnya ke kamar mandi. Bersama Tini, Benget melanjutkan aksinya dengan menyiram Darna yang sudah tidak berdaya dengan air dan memukulnya lagi hingga Darna kehilangan nyawanya.

Untuk menghilangkan jejak, Benget dan Tini melakukan mutilasi terhadap tubuh Darna. Menurut laporan Liputan6, mereka membuang bagian tubuh korban ke sungai, mengalirkan darah ke selokan dekat warung, dan menyimpan potongan daging serta hati di kulkas. Dalam tindakannya yang sadis, Benget bahkan menggunakan potongan tubuh Darna sebagai bahan soto yang dijual kepada pelanggan di warungnya.

Halaman Selanjutnya
img_title