Elon Musk Google Gemini Ngaco! Google Hentikan Sementara Layanannya

Elon Musk Kecam Gemini AI
Sumber :
  • Gadget VIVA

Elon Musk menyuarakan kritik tajam terhadap ketidakakuratan AI Gemini milik Google dalam menggambarkan tokoh sejarah. Apa yang membuatnya resah?

img_title Jangan Asal Curhat ke ChatGPT, Gugatan Ini Ungkap Risiko Serius bagi Pengguna Rentan

GadgetCEO Tesla, Elon Musk, baru-baru ini menggebrak dunia AI dengan kritik pedas terhadap Gemini AI milik Google.

Model pembuatan gambar terbaru dari raksasa teknologi ini mendapat sorotan setelah laporan muncul mengenai ketidakakuratan dalam menggambarkan tokoh-tokoh sejarah.

img_title Nano Banana 2 Lite Resmi Hadir: Gambar AI Rp600 per 1.000, Bisa Langsung Jadi Video!

Google memperkenalkan Gemini AI sebagai pesaing ChatGPT OpenAI pada awal bulan ini.

Namun, sejak peluncurannya, pengguna telah menemukan contoh ketidakakuratan dalam hasil gambar yang dikembalikan oleh model AI Gemini, sebagaimana dilansir oleh Business Insider.

img_title Oppo Reno 16 Hadirkan ChatGPT, Gemini & Perplexity dalam Satu Tombol AI!

Kritik terbaru datang dari Elon Musk sendiri, yang mengungkapkan keprihatinannya melalui platform media sosial.

Pada hari Jumat, Musk menanggapi postingan pengguna di Twitter, di mana Gemini AI menghasilkan gambar tokoh sejarah, George Washington, dengan ciri-ciri fisik yang tidak sesuai.

"Masalahnya bukan hanya Google Gemini, tapi pencarian Google juga," ungkap Musk dalam postingannya.

Pengusaha teknologi ini menambahkan bahwa masalah ini sangat memprihatinkan, khususnya ketika gambar-gambar sejarah diproses dengan ketidakakuratan jenis kelamin dan etnis.

Elon Musk bukanlah orang pertama yang menyuarakan keprihatinan terhadap Gemini AI. Sebelumnya, ia menyebut chatbot Gemini sebagai "rasis" dan "anti-peradaban" melalui unggahan pada hari Kamis.

Dalam kicauannya, Musk mengecam Google karena menciptakan program yang dianggapnya rasis dan bertentangan dengan nilai-nilai peradaban.

Pada saat yang sama, Elon Musk juga mengarahkan kritiknya kepada Jack Krawczyk, pimpinan produk Gemini AI.

Dengan tegas, Musk menyatakan, "Saya tidak memilih rando. Hal gila ini adalah alasan utama mengapa AI Google begitu rasis."

Respons keras dari Musk dan reaksi negatif dari pengguna lainnya membuat Google akhirnya mengambil langkah tegas.

Perusahaan tersebut mengumumkan penghentian sementara fitur Gemini AI, sambil berkomitmen untuk segera menghadirkan versi yang diperbarui dengan ketepatan yang lebih baik.

Awalnya dikenal sebagai Bard, Gemini AI mengalami perubahan merek pada awal bulan ini.

Perubahan tersebut disertai dengan pengenalan paket berlangganan berbayar, menawarkan kemampuan penalaran yang dijanjikan lebih baik.

Halaman Selanjutnya
img_title