Gawat! Apple Ancam Hapus AirDrop di Eropa Akibat Aturan DMA: Privasi Pengguna Terancam?

Airdrop in Iphone
Sumber :
  • antaranews.com

Gadget – Ada kabar yang cukup mengejutkan datang dari perusahaan teknologi raksasa, Apple. Mereka dikabarkan mungkin akan menghilangkan fitur AirDrop bagi para penggunanya di Uni Eropa (UE). Mengapa demikian? Hal ini merupakan dampak dari pemberlakuan Digital Market Act (DMA) atau Undang-Undang Pasar Digital di UE, yang menurut Apple, justru membahayakan privasi penggunanya.

Xiaomi Bakal Bisa Kirim Pesan ke iMessage! Komunikasi Lintas Platform Jadi Lebih Aman dan Praktis!

Laporan dari GSM Arena pada Rabu (4/6) menyimpulkan hal ini dari pernyataan resmi yang dikeluarkan Apple setelah mereka mengajukan banding terhadap DMA. Sebelumnya, pada April 2025, DMA telah menyebabkan Apple diganjar sanksi berupa denda 500 juta euro. Atas denda dan aturan ini, Apple pun langsung mengajukan banding kepada regulator UE.

Apple menyatakan bahwa pengajuan banding ini dilakukan karena mereka menilai aturan tersebut sangat mengganggu pengalaman produk yang sudah mereka kembangkan.


Ancaman Privasi dan Inovasi yang Terhambat Menurut Apple

Wajib Tahu! 3 Pengaturan iPhone Ini Harus Dimatikan Demi Keamanan Data, Nomor 3 Sering Diabaikan!

"Persyaratan interoperabilitas UE mengancam fondasi tersebut, sekaligus menciptakan proses yang tidak masuk akal, mahal, dan menghambat inovasi," demikian pernyataan tegas dari Apple.

Lebih lanjut, mereka menyatakan, "Persyaratan ini juga akan memberikan informasi sensitif kepada perusahaan yang haus data, yang menimbulkan risiko privasi dan keamanan besar bagi pengguna UE kami." Beberapa data yang diminta oleh DMA bahkan sangat detail, mulai dari isi pemberitahuan layanan, hingga riwayat lengkap setiap jaringan WiFi yang tersimpan di perangkat pengguna.

Bocoran Terbaru iPhone 17: Dynamic Island Tetap, Fitur Baru Mengejutkan!

Hal ini dirasakan Apple melanggar ketentuan privasi perusahaan. Bahkan, menurut Apple, aturan ini memungkinkan regulator memiliki kemampuan untuk mengakses informasi pribadi yang bahkan Apple sendiri tidak bisa melihatnya. Oleh karena itu, Apple menilai langkah-langkah yang diambil UE ini pada akhirnya akan membatasi produk-produk dan fitur inovatif yang seharusnya bisa dinikmati oleh pelanggan di Eropa.

Itulah mengapa Apple melakukan langkah banding ini. Harapannya, perusahaan tetap bisa memberikan layanan dan fitur bawaan Apple secara maksimal untuk pelanggannya tanpa kompromi.


Dampak Potensial dan Dua Skenario AirDrop di Eropa

Fakta bahwa Apple mungkin akan membatasi kemampuannya untuk memberikan produk dan fitur inovatif ke Eropa, yang pada akhirnya mengarah pada pengalaman pengguna yang tidak optimal, bisa ditafsirkan dalam beberapa cara.

Skenario pertama, Apple bisa saja dengan mudah mematuhi persyaratan interoperabilitas. Ini mencakup pemberian akses penuh ke pemberitahuan iOS, hak eksekusi latar belakang, dan akses fitur sistem ke pesaing pihak ketiga. Apple juga harus mengizinkan AirDrop diganti sebagai utilitas berbagi file wireless default pada perangkat Apple. Pendekatan ini secara alami akan meningkatkan kekhawatiran privasi, karena pihak ketiga akan diberikan hak istimewa tingkat sistem, yang bertentangan dengan etos Apple yang sangat menjunjung tinggi privasi.

Namun, skenario lainnya yang lebih realistis adalah keputusan Apple untuk menghilangkan fitur AirDrop bagi penggunanya di UE. Ini adalah langkah ekstrem, tetapi mungkin dilakukan demi mempertahankan prinsip privasi mereka.

Lebih jauh lagi, keputusan ini juga mungkin berdampak pada keputusan lainnya. Ada kemungkinan Apple tidak lagi menjual Apple Watch dan AirPods di pasar UE karena tuntutan interoperabilitas UE yang dinilai terlalu membatasi.

Meskipun demikian, dua hal tersebut masih berupa kemungkinan besar. Kepastiannya akan terlihat setelah akhir dari "pertempuran hukum" antara Apple dan regulator UE terungkap. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan drama teknologi ini akan berakhir!

 

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram @gadgetvivacoid
Facebook Gadget VIVA.co.id
X (Twitter) @gadgetvivacoid
Whatsapp Channel Gadget VIVA
Google News Gadget