Indonesia Resmikan Pinjaman Rp7,47 Triliun Beli Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia!
- Wikimedia
Gadget – Indonesia resmi menyetujui plafon pinjaman luar negeri sebesar US$450 juta atau sekitar Rp7,47 triliun untuk mengakuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Italia yang telah dipensiunkan. Informasi ini dilansir dari pemberitaan Turkiye Today pada Selasa (23/9/2025), menandai langkah konkret Indonesia dalam membangun kemampuan operasi penerbangan kapal induk.
Detail Pinjaman dan Skema Pembiayaan
Persetujuan terkait pinjaman tertuang dalam surat Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, tertanggal 29 Agustus 2025. Selain untuk pembelian kapal induk, alokasi tambahan juga disiapkan hingga:
- US$250 juta untuk helikopter angkut.
- US$300 juta untuk helikopter utilitas.
Pendanaan akuisisi dapat diperoleh melalui berbagai lembaga, termasuk kredit ekspor, kreditur bilateral, maupun pemberi pinjaman swasta. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi Indonesia dalam menyusun strategi pembiayaan.
Profil Kapal Giuseppe Garibaldi
Kapal Giuseppe Garibaldi, yang dipensiunkan oleh Italia pada Oktober 2024 setelah hampir 40 tahun beroperasi, akan menjadi tonggak masuknya Indonesia ke era operasi kapal induk sebagai bagian dari program Minimum Essential Force (MEF).
Perusahaan galangan kapal Italia, Fincantieri, telah mengajukan proposal resmi pada Juli 2025 saat kunjungan delegasi Indonesia ke Roma. Proposal tersebut mencakup konversi kapal menjadi kapal induk nirawak (drone carrier), meskipun rincian modifikasi, jadwal, dan biaya final belum diungkap.
"Kapal ini dalam kondisi baik dan bisa beroperasi 15–20 tahun ke depan," ujar perwakilan Fincantieri dalam ajang Indodefence 2025 di Jakarta, ketika rencana akuisisi pertama kali mencuat ke publik.
Spesifikasi Utama Kapal Giuseppe Garibaldi
Diluncurkan pada 1985 sebagai kapal induk penuh pertama Italia, kapal sepanjang 180 meter ini memiliki rekam jejak panjang dalam operasi militer. Sejumlah misi NATO, seperti Operation Allied Force di Kosovo (1999) dan Operation Unified Protector di Libya (2011), menjadi bukti kemampuan operasionalnya dengan lebih dari 1.200 jam terbang tercatat.
Kapal ini dilengkapi dengan:
- Dek penerbangan sepanjang 174 meter dengan tanjakan ski-jump 4 derajat.
- Kapasitas menampung hingga 18 pesawat, tergantung konfigurasi.
- Sejarah operasi jet tempur AV-8B Harrier II serta helikopter SH-3D dan AW101 selama masa layanannya.
Sinergi dengan Teknologi Drone Maritim
Ambisi Indonesia mengoperasikan kapal induk selaras dengan kemitraan pertahanan bersama Turki. Indonesia telah meneken perjanjian dengan produsen Baykar asal Turki dan perusahaan lokal Republikorp untuk pengadaan:
- 60 drone maritim Bayraktar TB3.
- 9 UAV Akinci.
Dalam pameran Indodefence 2025, Republikorp menampilkan model konsep kapal induk dengan desain dua pulau (dual-island) sekaligus maket drone buatan Turki. Drone Bayraktar TB3 sendiri sudah mencatat lebih dari 100 sortie dari kapal TCG Anadolu milik Turki, termasuk misi bersenjata, yang menunjukkan kompatibilitas dengan dek ski-jump seperti milik Giuseppe Garibaldi.
Kesimpulan
Akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi melalui pinjaman Rp7,47 triliun menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia memperkuat kemampuan pertahanan maritim. Dengan dukungan teknologi modern seperti drone maritim dan kerjasama internasional, Indonesia semakin siap memasuki era baru operasi kapal induk.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |