Teka-teki Pelatih Baru Timnas Indonesia: Fans Kompak Dukung Sosok Tak Terduga
- Timnas Indonesia
Gadget – Teka-teki soal siapa pelatih baru Timnas Indonesia terus menjadi perbincangan panas di kalangan publik sepak bola nasional. Setelah pemecatan Patrick Kluivert, posisi kursi pelatih Garuda masih kosong, sementara PSSI belum juga memberikan pernyataan resmi soal siapa yang akan menggantikannya.
Nama Shin Tae-yong kembali jadi topik utama. Sejak pemecatannya pada awal tahun, pelatih asal Korea Selatan itu memang masih meninggalkan kesan mendalam di hati para pendukung Timnas. Banyak yang menilai, meski sempat berselisih dengan PSSI, Shin masih sosok yang paling memahami karakter pemain Indonesia dan gaya permainan Asia.
“Kalau Shin balik lagi, saya yakin Timnas bisa bangkit,” tulis salah satu komentar netizen di media sosial.
Meski begitu, peluang kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia dinilai kecil. Hubungannya dengan federasi disebut belum sepenuhnya pulih, apalagi setelah drama pemecatan yang sempat memanas di awal tahun. Namun di sisi lain, pengalaman lima tahun membangun fondasi Timnas tetap membuat namanya sulit tergantikan di mata publik.
Van Gaal Masuk Radar, Tapi Fans Ragu
Selain Shin, muncul pula rumor mengejutkan: Louis van Gaal disebut-sebut sebagai calon kuat pelatih Timnas Indonesia. Kabar ini mengemuka setelah beberapa media Belanda mengaitkan pelatih veteran berusia 74 tahun itu dengan proyek sepak bola Asia Tenggara.
Van Gaal dinilai cocok karena memiliki koneksi kuat dengan beberapa figur di tubuh PSSI, seperti Alexander Zwiers (Direktur Teknik PSSI) dan Jordi Cruyff (penasihat teknis). Keduanya berasal dari Belanda dan pernah bekerja di lingkungan yang sama dengan Van Gaal.
Banyak yang beranggapan faktor kedekatan budaya sepak bola Belanda—terutama dengan banyaknya pemain keturunan seperti Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, hingga Calvin Verdonk—bisa jadi modal penting bagi Van Gaal bila benar ditunjuk.
Namun kabar ini juga menuai skeptisisme. Sebagian besar fans Garuda merasa pelatih Eropa belum tentu bisa memahami kultur dan mentalitas pemain Indonesia. “Pelatih Belanda sudah dicoba, hasilnya sama saja. Indonesia itu perlu pelatih yang tahu sepak bola Asia,” tulis netizen lain.