Sindir Pedas, Eks PSM Sebut Indonesia Negara Miskin: Main di Timnas Bikin Klub Rugi!

Timnas Indonesia
Sumber :
  • ig/@timnasindonesia

Curacao Lolos Piala Dunia 2026, Ironi Tim yang Pernah Ditaklukkan Timnas Indonesia

Sindiran Soal Kondisi Ekonomi dan Media Sosial

Dalam wawancara yang sama, Anco Jansen juga menyinggung kondisi ekonomi Indonesia. Ia secara terbuka menyebut Indonesia sebagai negara miskin, namun dengan ironi yang menarik: hampir semua orang memiliki ponsel pintar dan aktif di media sosial.

Pep Guardiola Dinilai Bikin Timnas Indonesia Rugi Besar, PSSI Kehilangan Aset Saat Han Willhoft King Pensiun

“Negaranya memang miskin, tapi semua orang punya smartphone. Instagram di sana besar sekali,” kata Jansen dengan nada bercanda. Ia menuturkan bahwa media sosial memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan pemain di Indonesia, terutama setelah pertandingan.

Menurut Jansen, tekanan dari netizen bisa sangat berat. “Kalau kamu gagal mencetak gol, lebih baik jangan buka HP dua hari ke depan. Kalau tidak, tiket pulang ke Belanda sudah siap,” ujarnya sambil tertawa.

Pesan Emosional Mauro Zijlstra Usai Cetak Gol Perdana Timnas U22 Bikin Suporter Terharu

Ia mengaku pernah merasakan sendiri situasi itu ketika gagal memanfaatkan peluang emas. “Saya juga pernah gagal mencetak gol, dan orang-orang langsung bercanda seolah tiket saya sudah dipesan,” tambahnya.


Antara Kritik dan Kekaguman

Meski kata-katanya terkesan keras, Jansen tetap menunjukkan rasa hormat terhadap semangat sepak bola Indonesia. Ia mengakui bahwa fanatisme dan emosi besar suporter adalah hal yang unik dan tidak ditemukan di Eropa.

“Di Indonesia, sepak bola bukan sekadar olahraga, tapi bagian dari hidup mereka. Semua orang ikut merasakan setiap kemenangan dan kekalahan,” tuturnya.

Bagi sebagian pihak, komentar Jansen dianggap sebagai sindiran, namun bagi yang lain, ucapannya adalah cerminan realitas bahwa sepak bola Indonesia masih perlu berbenah, terutama dalam hal infrastruktur, manajemen klub, dan pembinaan pemain muda.

Program naturalisasi yang dijalankan PSSI sejauh ini terbukti meningkatkan kualitas skuad Garuda. Namun, pandangan seperti yang diungkapkan Anco Jansen bisa menjadi refleksi penting agar Indonesia tak hanya kuat karena pemain keturunan, tapi juga karena fondasi sepak bolanya sendiri sudah kokoh dan profesional.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget