SEA Games 2025 Thailand: Indonesia Kokoh di Runner-up Setelah Panen Medali

SEA Games 2025 Thailand: Indonesia Kokoh di Runner-up Setelah Panen Medali
Sumber :
  • ANTARA

Gadget – Kontingen Indonesia mencatat lonjakan signifikan pada perolehan medali SEA Games 2025 di Thailand. Pada hari kelima pertandingan, Indonesia berhasil menambah 12 medali emas dalam satu hari, sekaligus memperkuat posisinya di peringkat kedua klasemen sementara.

Manajer Kickboxing Indonesia Dideportasi dari SEA Games 2025, Ini yang Perlu Diketahui

Tambahan medali tersebut menjadi salah satu capaian harian terbesar Indonesia sepanjang gelaran SEA Games 2025. Selain emas, tim Merah Putih juga mengamankan 10 perak dan 13 perunggu dalam rentang waktu yang sama.

Atletik menjadi penyumbang utama

Prestasi Dewi Laila di SEA Games 2025, Dua Medali Emas Saat Hamil Empat Bulan

Cabang olahraga atletik tampil sebagai kontributor terbesar pada hari tersebut. Dari total emas yang diraih, empat di antaranya datang dari nomor atletik. Hasil ini menegaskan posisi atletik sebagai salah satu tulang punggung perolehan medali Indonesia di ajang multievent kawasan Asia Tenggara.

Beberapa nomor jarak jauh dan jalan cepat kembali memperlihatkan konsistensi atlet Indonesia. Keberhasilan ini turut menjadi sorotan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang memberikan apresiasi langsung atas performa tim atletik nasional.

Indonesia Kumpulkan 20 Emas di SEA Games 2025, Masih di Posisi 3!

Dalam pernyataan resminya, Erick Thohir menilai capaian tersebut mencerminkan kerja panjang pembinaan atlet yang mulai terlihat hasilnya di SEA Games 2025.

Emas juga datang dari cabang lain

Selain atletik, tambahan emas juga diraih dari cabang bulu tangkis. Nomor tunggal putra dan ganda putra berhasil menyumbangkan medali tertinggi setelah melalui pertandingan final yang ketat. Hasil ini menjaga reputasi bulu tangkis sebagai salah satu cabang andalan Indonesia di ajang regional.

Cabang wushu turut menyumbang emas melalui nomor taolu gabungan. Medali ini menjadi salah satu momen penting karena diraih pada penampilan terakhir atlet bersangkutan di SEA Games, sekaligus menutup kiprah dengan prestasi tertinggi.

Sumbangan emas lainnya datang dari cabang balap sepeda nomor road race serta tim menembak beregu putra. Keberhasilan dari cabang-cabang ini menunjukkan pemerataan kontribusi, tidak hanya bertumpu pada satu atau dua olahraga unggulan.

Dampak langsung ke klasemen sementara

Berdasarkan data terbaru hingga Minggu malam waktu setempat, Indonesia telah mengoleksi 43 emas, 56 perak, dan 53 perunggu, dengan total 152 medali. Perolehan tersebut membuat Indonesia menjaga jarak dari Vietnam yang berada di posisi ketiga.

Vietnam saat ini mengoleksi 34 emas, terpaut cukup jauh dari Indonesia. Sementara itu, tuan rumah Thailand masih memimpin klasemen dengan keunggulan signifikan, mengamankan lebih dari 130 emas hingga hari kelima kompetisi.

Dengan selisih emas yang relatif aman dari Vietnam, posisi runner-up Indonesia dinilai semakin stabil menjelang fase akhir SEA Games 2025.

Apresiasi dan evaluasi berkelanjutan

Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan tim pendukung atas pencapaian tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi hingga hari terakhir pertandingan, mengingat jadwal kompetisi masih menyisakan sejumlah nomor krusial.

Selain pencapaian medali, perhatian juga diarahkan pada keberlanjutan performa atlet. Evaluasi terhadap kesiapan fisik dan mental dinilai penting agar tren positif ini dapat dipertahankan tanpa penurunan performa di sisa kompetisi.

Fokus menuju akhir kompetisi

Dengan beberapa cabang unggulan masih menyisakan pertandingan, Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi medali. Fokus utama tim saat ini adalah mempertahankan posisi dua besar dan memaksimalkan peluang di nomor-nomor yang selama ini konsisten menyumbang podium.

SEA Games 2025 masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Perolehan 12 emas dalam satu hari menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia berada dalam jalur kompetitif yang stabil, sekaligus memperlihatkan daya saing lintas cabang di tingkat Asia Tenggara.

Hasil akhir klasemen akan sangat ditentukan oleh konsistensi di fase penutup, namun hingga saat ini, posisi Indonesia sebagai runner-up berada dalam kondisi yang relatif aman.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget