Senjata Baru China Diduga Digunakan Kamboja, Thailand Ambil Langkah Tegas
- x
Kecurigaan ini secara tidak langsung mengarah pada dugaan adanya pihak ketiga yang terlibat dalam memasok persenjataan canggih ke Kamboja. Meski belum ada pernyataan resmi yang menyebutkan negara atau aktor tertentu, Thailand menilai isu ini harus diusut secara mendalam demi menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.
Selain faktor senjata, laporan tentang tentara bayaran asing yang diduga menyusup ke wilayah Thailand juga menjadi perhatian utama. Jika benar, hal ini berpotensi melanggar kedaulatan negara dan meningkatkan risiko konflik terbuka. Oleh karena itu, aparat keamanan Thailand diminta meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di wilayah perbatasan darat dan laut.
Para analis keamanan menilai langkah Thailand ini sebagai sinyal kuat bahwa Bangkok ingin mencegah konflik berkembang lebih jauh. Dengan menyoroti aspek diplomasi, pengawasan militer, dan keamanan regional, Thailand berharap situasi tetap terkendali meski tensi meningkat.
Sementara itu, hingga kini pihak Kamboja belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan penggunaan roket anti-tank buatan China tersebut. China sendiri juga belum mengeluarkan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam suplai senjata ini. Namun demikian, isu ini diperkirakan akan menjadi sorotan internasional, mengingat sensitifnya hubungan keamanan di kawasan.
Ke depan, Thailand diprediksi akan memperkuat kerja sama dengan negara-negara ASEAN dan mitra strategis lainnya untuk memastikan stabilitas regional tetap terjaga. Penemuan roket GAM-102 LR ini menjadi pengingat bahwa dinamika keamanan Asia Tenggara dapat berubah dengan cepat, terutama ketika teknologi militer canggih mulai terlibat dalam konflik perbatasan.