Jangan Biarkan Tagihan Listrik Jebol! Ini 3 Perangkat yang Harus Segera Dicabut
- wadjakaryadunia
Solusi:
- Cabut kabel daya sepenuhnya saat tidak digunakan lebih dari 8 jam.
- Atau gunakan power strip dengan saklar tekan mati setelah menonton.
Fakta: Jika Anda menonton TV rata-rata 4 jam/hari, TV “mati” sebenarnya nyala 20 jam sehari dalam mode standby!
2. Router Internet: Nadi Digital yang Tak Pernah Tidur
Router Wi-Fi adalah jantung rumah digital modern. Tapi kenyamanan konektivitas 24/7 ini datang dengan biaya tersembunyi.
Rata-rata router konsumsi 5–20 watt per jam, tergantung merek dan generasi (Wi-Fi 5 vs Wi-Fi 6). Jika dibiarkan menyala terus:
- 10 watt × 24 jam × 30 hari = 7.200 watt/bulan
- Setara 7,2 kWh → Rp11.500–Rp15.000 per bulan hanya untuk satu router!
Dan ini belum termasuk modem, extender, atau smart speaker yang juga terus aktif.
Solusi:
- Matikan router saat tidur (jika tidak ada CCTV atau perangkat yang perlu koneksi malam hari).
- Gunakan timer otomatis yang mematikan router pada jam 23.00–06.00.
- Jika libur panjang, cabut total hemat hingga Rp100.000+ dalam seminggu.
Catatan: Jika Anda menggunakan CCTV berbasis cloud atau smart lock, pastikan perangkat tersebut tetap terhubung. Tapi pertimbangkan untuk memindahkan CCTV ke sirkuit terpisah.
3. Pengisi Daya Gawai: Kecil, Tapi Jumlahnya Banyak!
Charger ponsel, laptop, tablet, earbud semua perangkat ini jadi “tersangka” utama. Banyak yang beranggapan:
“Ah, cuma charger kosong, enggak nyedot listrik.”
Salah besar.
Bahkan saat tidak mengisi apa-apa, kepala charger tetap menarik arus kecil (0,1–0,5 watt). Dan jika gawai tetap tercolok setelah penuh, sistem akan terus melakukan trickle charging menjaga baterai 100% dengan arus mikro.
Bayangkan:
- 5 charger aktif di rumah × rata-rata 0,3 watt = 1,5 watt terus-menerus
- Belum termasuk power bank, smartwatch, atau speaker Bluetooth
Solusi:
- Cabut charger segera setelah gawai penuh.
- Gunakan stopkontak cerdas yang mati otomatis setelah pengisian selesai.
- Hindari charger KW selain boros, risiko korsleting dan kebakaran jauh lebih tinggi.
Fakta mengejutkan: Menurut PLN, 15% kebakaran rumah tangga disebabkan oleh perangkat pengisi daya yang terus dialiri listrik dalam kondisi rusak atau murah.
Apa yang Boleh Dibiarkan Menancap?
Tidak semua perangkat perlu dicabut. Ada dua kategori yang relatif aman dari beban hantu: