Allegri Desak Manajemen AC Milan Bajak Bek Tangguh Juventus
- Getty Images
Gadget – Dinamika di Casa Milan kembali memanas seiring berjalannya bursa transfer musim dingin Januari 2026. Massimiliano Allegri, yang kini memegang kendali taktis di San Siro, mulai menunjukkan taringnya bukan hanya di pinggir lapangan, tetapi juga dalam ruang negosiasi pemain. Pelatih yang dikenal dengan pendekatan pragmatis ini tidak ingin membuang waktu dengan spekulasi liar. Ia memiliki visi yang jelas tentang apa yang kurang dari skuad Rossoneri saat ini, dan solusinya mengerucut pada satu nama yang cukup mengejutkan banyak pihak: Federico Gatti.
Ketegasan Allegri ini bukanlah tanpa dasar. Dalam beberapa bulan terakhir menukangi Milan, ia melihat adanya celah fundamental di lini pertahanan yang tidak bisa ditutup hanya dengan taktik semata. Dibutuhkan sosok pemain dengan karakter spesifik untuk menerjemahkan filosofi bertahannya di lapangan. Situasi ini mengingatkan publik pada bursa transfer musim panas lalu, di mana Allegri secara personal meminta manajemen untuk mendatangkan Adrien Rabiot. Hasilnya terbukti instan, Rabiot menjadi pilar penting yang menstabilkan lini tengah. Kini, Allegri mencoba mengulang formula sukses tersebut dengan menargetkan pilar pertahanan dari klub lamanya, Juventus.
Permintaan Allegri ini menempatkan manajemen Milan dalam posisi yang menantang. Di satu sisi, mereka harus bergerak cepat karena bursa Januari memiliki jendela waktu yang sangat sempit. Di sisi lain, target yang diminta bukanlah pemain yang masuk dalam daftar jual klub pemiliknya. Namun, rekam jejak Allegri dalam menilai potensi pemain membuat manajemen mau tidak mau harus mempertimbangkan permintaan ini dengan sangat serius.
Profil Bek Ideal Pilihan Allegri
Mengapa Federico Gatti? Pertanyaan ini mungkin muncul di benak para Milanisti. Jawabannya terletak pada karakteristik unik yang dimiliki bek Juventus tersebut. Bagi Allegri, bek modern bukan hanya soal kemampuan mengoper bola atau kecepatan lari, melainkan soal mentalitas dan ketangguhan saat berada di bawah tekanan.
Gatti merepresentasikan tipe bek tradisional Italia yang agresif, lugas, dan tidak ragu melakukan pekerjaan kotor demi mengamankan gawang. Allegri membutuhkan sosok yang memiliki "grinta" atau semangat juang tinggi untuk menularkan energi defensif ke seluruh tim. Kecerdasan Gatti dalam membaca posisi lawan dan keberaniannya dalam duel fisik adalah elemen yang dianggap Allegri hilang dari pertahanan Milan saat ini. Ia bukan sekadar mencari tambahan kuantitas pemain belakang, melainkan mencari pemimpin mental di garis pertahanan yang bersedia berkorban demi poin tim.
Tantangan Membajak dari Turin
Membawa Gatti keluar dari Allianz Stadium tentu bukan perkara mudah, meskipun situasinya di Juventus sedang tidak ideal. Di bawah asuhan Luciano Spalletti, Gatti memang masih berjuang untuk mendapatkan menit bermain yang konsisten sebagai starter tak tergantikan. Rotasi yang diterapkan Spalletti seringkali membuat posisi Gatti menjadi fluktuatif.
Namun, laporan dari Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Gatti belum menunjukkan tanda-tanda frustrasi yang bisa dimanfaatkan Milan. Bek berusia muda ini dikabarkan masih nyaman tinggal di Turin dan memiliki ambisi besar untuk membuktikan diri di hadapan Spalletti. Loyalitas dan kenyamanan pemain inilah yang menjadi tembok tebal bagi Milan. Tanpa adanya dorongan dari si pemain untuk hengkang, negosiasi antar klub rival abadi Serie A ini akan berjalan sangat alot dan berpotensi memakan biaya tinggi.
Dilema Manajemen Rossoneri
Situasi ini menempatkan manajemen AC Milan di persimpangan jalan. Mereka dihadapkan pada pilihan sulit antara menuruti idealisme sang pelatih atau bersikap realistis terhadap pasar. Jika mereka terlalu lama terpaku pada Gatti tanpa kepastian, Milan berisiko menutup bursa transfer Januari tanpa tambahan amunisi berarti di lini belakang.
Manajemen dituntut untuk memiliki rencana cadangan yang solid jika Juventus menutup pintu negosiasi. Namun, Allegri tampaknya enggan menurunkan standarnya. Ia menginginkan pemain yang "siap pakai" dan sudah paham betul kerasnya Serie A, bukan pemain asing yang butuh waktu adaptasi lama. Keteguhan Allegri ini menjadi sinyal positif bahwa ia sangat serius membangun fondasi tim jangka panjang, namun sekaligus menjadi ujian bagi direktur olahraga Milan untuk membuktikan kepiawaian mereka dalam bernegosiasi.
Keputusan final dalam beberapa pekan ke depan akan sangat krusial. Apakah Milan akan habis-habisan demi Gatti, atau Allegri harus puas dengan opsi alternatif? Satu hal yang pasti, paruh kedua musim 2026 akan sangat berat, dan Allegri tahu betul bahwa pertahanan yang kuat adalah kunci untuk mengamankan target klub di akhir musim.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |