Siswa Ternate Bongkar Guru "Ghaib", Reaksi Sherly Tjoanda Bikin Tenaga Pengajar Ketar-ketir
- Instagram/mood.jakarta
Tameng "DM Saya": Mimpi Buruk Bagi Guru Malas
Puncak ketegangan bagi para tenaga pengajar di sekolah tersebut—dan mungkin di seluruh Maluku Utara—adalah ketika Sherly Tjoanda memberikan jaminan perlindungan. Menyadari risiko intimidasi yang mungkin diterima siswa pasca-sidak, Sherly memotong jalur birokrasi sekolah dengan menawarkan akses komunikasi langsung.
"Dia berkata jujur. Kalau ada yang marah, kamu DM saya," tegas Sherly di hadapan Kepala Sekolah dan guru-guru lain yang mendampingi.
Ultimatum "DM Saya" ini adalah mimpi buruk bagi oknum guru yang tidak disiplin. Sherly secara efektif menjadikan setiap siswa sebagai pengawas kinerja gurunya. Dengan membuka saluran pengaduan langsung ke Gubernur via media sosial, Sherly menciptakan sistem pengawasan bottom-up yang sulit dimanipulasi. Tidak ada lagi ruang untuk intimidasi di ruang guru atau ancaman nilai jelek bagi siswa yang kritis.
Bagi tenaga pengajar yang profesional, sidak ini adalah angin segar perbaikan sistem. Namun bagi mereka yang terbiasa bolos dan menelantarkan kelas, reaksi Sherly Tjoanda jelas membuat posisi mereka terjepit. Peringatan keras dari Ternate ini menjadi alarm bagi seluruh instansi pendidikan di Maluku Utara: bekerjalah dengan benar, atau siswa Anda sendiri yang akan melapor langsung ke Gubernur.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |