Link Video Teh Pucuk Viral, Ini Fakta & Bahaya di Balik Link yang Beredar!
- Tiktok
Beberapa laporan bahkan menunjukkan upaya pencurian akun TikTok atau Instagram melalui teknik session hijacking setelah korban memasukkan kredensial di situs palsu.
Kaitan dengan Kasus Sebelumnya: Pola yang Sama, Korban yang Beda
Isu “video Teh Pucuk” mengikuti pola yang pernah terjadi sebelumnya seperti kasus Winda Can, video percekcokan Yai Mim, atau bahkan isu “video Indomie” beberapa tahun lalu.
Ciri khasnya:
- Menggunakan nama merek populer untuk meningkatkan kredibilitas palsu
- Menyematkan detail spesifik (misal: “suara ayam berkokok”, “kamar sederhana”, “durasi 1:50”) agar terkesan nyata
- Memanfaatkan konteks budaya lokal untuk memperkuat narasi
- Menyebar melalui akun bot atau semi-anonim dengan follower rendah
Faktanya, Teh Pucuk Harum produk dari Mayora Indah tidak pernah terlibat dalam insiden semacam ini. Perusahaan juga belum merilis pernyataan resmi karena isu ini dianggap sebagai hoaks viral biasa yang tidak menyebut merek secara eksplisit dalam konten asli.
Bahaya Nyata: Bukan Cuma Hoaks, Tapi Ancaman Siber
Meski terkesan “cuma gosip”, dampak dari isu ini sangat nyata:
- Pencurian data pribadi: nama, email, nomor HP, bahkan password
- Peretasan akun media sosial: digunakan untuk menyebarkan hoaks lebih luas
- Penyebaran malware: melalui file “video” yang sebenarnya adalah .exe atau .apk berbahaya
- Trauma digital: terutama pada remaja yang menjadi target utama konten semacam ini
Menurut pakar keamanan siber dari ICT Watch, lebih dari 60% kasus phishing di Indonesia dimulai dari isu viral di media sosial dan mayoritas korbannya adalah pengguna berusia 13–25 tahun.
Imbauan Resmi: Jangan Terpancing, Laporkan, dan Verifikasi
Beberapa lembaga telah mengeluarkan imbauan terkait isu ini:
Kominfo RI
“Jangan percaya informasi yang tidak memiliki sumber jelas. Hindari mengklik tautan mencurigakan, terutama yang menjanjikan konten eksklusif atau sensitif.”
ICT Watch
“Jika menemukan akun yang menyebarkan link mencurigakan, laporkan ke platform bersangkutan dan blokir. Jangan bagikan ulang meski hanya untuk ‘peringatkan teman’.”
Tips Keamanan Digital:
- Jangan klik link dari akun tidak dikenal
- Aktifkan two-factor authentication (2FA) di semua akun
- Gunakan antivirus di perangkat mobile
- Verifikasi info melalui situs resmi atau media terpercaya
- Edukasi anak/remaja tentang risiko konten viral