Ceramahnya Viral, Identitasnya Dipertanyakan: Benarkah Sunia Ruhama Transgender?

Ceramahnya Viral, Identitasnya Dipertanyakan: Benarkah Sunia Ruhama Transgender?
Sumber :
  • Tiktok

Gadget – Baru-baru ini, media sosial dihebohkan oleh kemunculan seorang sosok yang dikenal sebagai Ustadzah Rahma atau Sunia Ruhama seorang perempuan berkerudung yang kerap tampil memberikan tausiyah dengan gaya penyampaian yang tenang, jelas, dan mudah dipahami. Videonya menyebar luas, memicu ribuan komentar, like, dan share. Namun di balik pujian atas cara berceramahnya, muncul perdebatan sengit tentang identitas aslinya.

Waspada! Case Magnetik Ganggu S Pen Samsung Galaxy S26 Ultra

Publik mulai mempertanyakan: siapa sebenarnya Sunia Ruhama? Apakah ia benar-benar seorang ustadzah biasa, atau ada latar belakang yang lebih kompleks termasuk tudingan bahwa ia adalah transgender dan bahkan pendiri komunitas waria di Kendal, Jawa Tengah?

Artikel ini mengupas secara mendalam profil akademik, aktivitas sosial, keterkaitannya dengan organisasi keagamaan, serta kontroversi identitas yang melingkupi sosok Sunia Ruhama.

Bocoran OnePlus 15T: Baterai 7500mAh Tapi Kamera Stagnan?

Latar Belakang Akademik: Alumni UGM dengan Skripsi Sensitif

Sunia Ruhama bukanlah figur biasa. Ia adalah lulusan Sosiologi FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2004, dengan prestasi akademik yang patut diacungi jempol: IPK 3,56. Yang membuatnya semakin menarik perhatian adalah topik skripsinya yang terbilang langka dan sensitif pada masanya:

Casio G-Shock GMA-P2126W-8A: Jam Tangan Mewah Edisi Khusus

“Keanekaragaman Ekspresi Busana Waria”

Di era awal 2000-an, ketika isu gender dan identitas seksual masih sangat tabu terutama di lingkungan akademik konservatif memilih topik seperti ini menunjukkan keberanian intelektual dan kepedulian terhadap kelompok marginal. Skripsi tersebut tidak hanya menggambarkan realitas sosial, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang representasi tubuh, identitas, dan norma gender dalam masyarakat Indonesia.

Fakta akademik ini kemudian menjadi titik awal spekulasi publik: apakah minat akademisnya terhadap waria mencerminkan pengalaman pribadinya?

Aktivitas Sosial dan Keagamaan: Simpatisan NU dan Koordinator Gus Durian

Terlepas dari kontroversi identitas, Sunia Ruhama aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di wilayahnya. Ia dikenal sebagai pengrajin batik asal Weleri, Kendal, sebuah daerah yang terkenal dengan produksi batik berkualitas tinggi.

Namun, yang lebih mencuri perhatian adalah keterlibatannya dalam organisasi keagamaan:

  • Ia menyebut dirinya sebagai simpatisan Nahdlatul Ulama (NU)
  • Sering hadir dalam kegiatan Fatayat NU, sayap perempuan NU yang fokus pada pemberdayaan perempuan muslim
  • Disebut-sebut sebagai koordinator komunitas Gus Durian di Kendal kelompok yang mengagumi pemikiran toleransi dan humanisme KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Halaman Selanjutnya
img_title