Viral di Jepang! Menteri Minta Maaf karena Telat 5 Menit ke Rapat Kabinet
- Japan
Meski begitu, Onoda tetap merasa perlu menyampaikan permohonan maaf kepada publik Jepang. Sikap tersebut mencerminkan budaya disiplin yang sangat kuat di negara tersebut, terutama dalam hal ketepatan waktu.
Di Jepang, datang tepat waktu bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari etika sosial yang sangat dihargai. Bahkan keterlambatan yang hanya berlangsung beberapa menit pun sering kali dianggap tidak sopan, terutama dalam konteks pekerjaan dan kegiatan resmi.
Karena itulah, permintaan maaf dari seorang pejabat publik atas keterlambatan singkat seperti ini bukan hal yang dianggap berlebihan di Jepang. Sebaliknya, sikap tersebut justru dipandang sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap orang lain.
Video Onoda yang berlari menuju ruang rapat kabinet pun dengan cepat menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna internet yang memberikan komentar dan tanggapan terkait peristiwa tersebut.
Menariknya, sebagian besar netizen justru memberikan dukungan dan pujian kepada Onoda. Mereka menilai keterlambatan yang terjadi bukanlah kesalahan pribadi, melainkan akibat situasi yang tidak dapat diprediksi.
Salah satu pengguna media sosial X bahkan menyoroti kebiasaan Onoda yang biasanya datang jauh lebih awal sebelum agenda resmi dimulai.
Menurutnya, keterlambatan lima menit itu tidak mencerminkan sikap ceroboh, melainkan semata-mata akibat kondisi darurat di jalan.
“Telat lima menit jelas karena kondisi yang tidak terduga. Biasanya dia datang 15 hingga 20 menit lebih awal. Itu menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar,” tulis pengguna tersebut dalam komentarnya.
Komentar serupa juga datang dari sejumlah warganet lain yang mengapresiasi sikap Onoda. Banyak yang menilai responsnya menunjukkan standar profesionalisme yang tinggi dalam dunia politik Jepang.
Di sisi lain, peristiwa ini juga kembali mengingatkan dunia tentang budaya kerja di Jepang yang terkenal sangat disiplin. Ketepatan waktu menjadi salah satu nilai yang paling dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang.
Mulai dari transportasi umum, aktivitas kerja, hingga agenda pemerintahan, semuanya diatur dengan jadwal yang sangat ketat. Bahkan kereta api di Jepang dikenal memiliki tingkat ketepatan waktu yang hampir sempurna.