Farhan Cek 1.500 Penyapu Jalan Bandung Jam 4 Pagi, Akui Banyak yang Belum Bersih

Setelah Disorot Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Akui 1.500 Penyapu Jalan Bandung Belum Efektif
Sumber :
  • KDM Channel

Gadget – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung belum memberikan perubahan signifikan. Pernyataan itu disampaikan setelah kebersihan Bandung menjadi sorotan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

img_title Listrik 900 Watt Bisa Cas Motor Listrik, Benarkah?

Farhan menyebut pengawasan dan pendataan petugas penyapu jalan selama ini masih dilakukan secara manual. Setelah berdiskusi dengan Dedi Mulyadi, ia kemudian melakukan evaluasi untuk mencari bukti di lapangan.

Farhan Akui Kinerja Penyapu Jalan Bandung Belum Efektif

img_title Apple Tunda iPhone Air 2: Chip 2nm & Teknologi Lipat Makin Dekat

Farhan mengatakan telah berkonsultasi langsung dengan Dedi Mulyadi terkait masalah kebersihan di Kota Bandung. Salah satu pembahasan utamanya adalah efektivitas kerja 1.500 penyapu jalan.

Setelah melakukan evaluasi lebih lanjut, Farhan menilai kinerja petugas memang belum efektif. Ia menemukan sejumlah masalah dalam pelaksanaan kerja penyapu jalan di lapangan.

img_title Review Samsung Galaxy Buds 4 Pro: Upgrade Kecil, Performa Tetap Maksimal

Salah satu temuan itu muncul saat Pemkot Bandung menjalankan program percobaan “Anu Sasapu Bandung” pada 19 April 2026. Dalam program tersebut, camat dan lurah turun di 46 titik untuk melihat kondisi kebersihan secara langsung.

Penyapu Jalan Diminta Datang Jam 4 Pagi

Farhan menyebut masalah disiplin menjadi salah satu hal yang terlihat dalam evaluasi. Ia mengatakan ada petugas yang tidak datang sesuai waktu yang diminta.

Menurut Farhan, petugas diminta datang pada pukul 04.00 pagi. Namun, sebagian tidak datang tepat waktu, sementara pada pukul 06.00 masih ada lokasi yang belum bersih.

Temuan itu membuat Farhan menyimpulkan bahwa efektivitas penyapu jalan masih rendah. Dengan jumlah 1.500 orang, hasil kerja di lapangan seharusnya lebih terlihat dalam kondisi kebersihan kota.

Kontrol Penyapu Jalan Akan Dilakukan Lewat Aplikasi

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, Pemkot Bandung akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi. Petugas penyapu jalan tambahan akan diturunkan dan dibagi dalam beberapa waktu kerja.

Farhan menyebut provinsi akan menurunkan pasukan penyapu jalan dalam dua shift. Pemkot Bandung akan membantu pada shift ketiga agar pengelolaan kebersihan dapat berjalan lebih menyeluruh.

Selain penambahan shift, kontrol petugas juga akan dilakukan secara digital. Farhan mengatakan seluruh petugas nantinya akan dilacak menggunakan aplikasi agar kinerja di lapangan bisa dipantau lebih efektif.

Program Anu Sasapu Bandung Tetap Berjalan

Farhan juga memastikan program “Anu Sasapu Bandung” akan tetap berjalan. Program itu melibatkan wali kota, camat, dan lurah di seluruh Kota Bandung.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap Minggu pukul 04.00 pagi. Program ini menjadi salah satu cara Pemkot Bandung mengevaluasi kebersihan langsung dari lapangan.

Dengan turun langsung ke titik-titik tertentu, pemerintah kota dapat melihat persoalan yang terjadi secara lebih nyata. Evaluasi itu kemudian menjadi dasar untuk memperbaiki pola kerja penyapu jalan.

Dedi Mulyadi Sebelumnya Soroti 1.500 Penyapu Jalan

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. Ia menilai jumlah tersebut seharusnya sudah cukup untuk membuat kota terlihat lebih bersih dan tertata.

Dedi juga menyampaikan dugaan bahwa tidak sedikit petugas yang hanya hadir secara administratif. Menurutnya, jika 1.500 petugas benar-benar disebar di seluruh Kota Bandung, keberadaan mereka seharusnya terlihat dari kondisi jalan yang lebih bersih.

Dalam hitungan Dedi, jumlah 1.500 petugas memungkinkan satu orang menangani sekitar 300 meter area garapan. Karena itu, ia meminta pembagian kerja penyapu jalan dipetakan ulang.

Provinsi Siapkan 100 Petugas Tambahan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan menambah personel kebersihan untuk membantu penanganan di Kota Bandung. Sebanyak 100 petugas tambahan disiapkan untuk memperkuat kerja di lapangan.

Dedi Mulyadi menyebut pengelolaan kebersihan di jalan provinsi dan sebagian jalan Kota Bandung akan diambil alih oleh pemerintah provinsi. Tenaga kebersihannya juga akan disiapkan oleh provinsi.

Langkah itu diharapkan mempercepat perbaikan kondisi kebersihan Bandung. Dedi menargetkan Bandung bisa menjadi bersih dalam waktu satu bulan melalui pengelolaan jalan oleh provinsi, tambahan 100 petugas, serta pembenahan kerja 1.500 penyapu jalan yang sudah ada.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget