Udah Melanggar, Marah-marah, Dedi Mulyadi Tegur PKL Saat Bersih-bersih Bandung

Udah Melanggar, Marah-marah, Dedi Mulyadi Tegur PKL Saat Bersih-bersih Bandung
Sumber :
  • KDM Channel

Gadget – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur pedagang kaki lima saat melakukan penertiban di kawasan sekitar Gedung Sate, Bandung. Area pusat pemerintahan itu dinilai terlihat semrawut karena dipenuhi lapak pedagang kaki lima.

img_title Dedi Mulyadi Pasang Standar Baru untuk ASN: Radius 1 Km dari Kantor Harus Bersih

Teguran tersebut terjadi dalam kegiatan bersih-bersih Kota Bandung yang tengah digencarkan Dedi Mulyadi. Ia menilai kawasan sekitar gedung pemerintahan seharusnya tertata rapi, bersih, dan tidak terlihat kumuh.

Dedi Mulyadi Tegur PKL di Sekitar Gedung Sate

img_title Ada 1.500 Penyapu Jalan di Bandung, Dedi Mulyadi Pertanyakan Hasilnya

Dedi Mulyadi terlihat menyampaikan teguran langsung kepada pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Gedung Sate. Ia mempertanyakan kondisi kawasan yang menurutnya tampak kumuh di wilayah ibu kota Priangan.

Dalam video yang tayang pada 23 April 2026, Dedi meminta petugas menertibkan lapak pedagang. Ia menyatakan tidak memberi toleransi terhadap kondisi yang dinilai kumuh di area tersebut.

img_title Listrik 900 Watt Bisa Cas Motor Listrik, Benarkah?

Dedi kemudian meminta Satpol PP mengangkat lapak yang berada di lokasi. Instruksi itu disampaikan setelah ia melihat area sekitar pusat pemerintahan dipenuhi pedagang kaki lima.

Pedagang Sempat Beralasan Cari Nafkah

Salah satu pedagang sempat membela diri dengan alasan mencari nafkah. Dedi Mulyadi merespons bahwa setiap orang memang mencari makan, tetapi tetap harus memperhatikan tempat dan aturan.

Ia juga menyampaikan pertanyaan kepada pedagang terkait kemungkinan jika banyak orang berjualan di lokasi yang sama. Menurutnya, jika terlalu banyak pedagang menempati satu titik, aktivitas mencari nafkah justru bisa saling terganggu.

Dedi menilai persoalan utama bukan hanya soal kebutuhan ekonomi pedagang. Ia menekankan bahwa cara mencari nafkah juga perlu memperhatikan ketertiban ruang kota.

Lapak Diminta Diangkat Saat Penertiban

Penertiban kemudian dilakukan di lokasi. Dedi Mulyadi meminta petugas mengangkat lapak pedagang dan membersihkan area tersebut.

Ia juga menegur pedagang yang disebut marah meski dianggap sudah melanggar. Dalam tegurannya, Dedi menyampaikan bahwa pelanggaran aturan tidak seharusnya dibalas dengan kemarahan kepada petugas.

Langkah itu menjadi bagian dari pembenahan sejumlah titik di Bandung. Sebelumnya, Dedi juga disebut tengah melakukan penataan di berbagai lokasi, termasuk kawasan sekitar Rumah Sakit Hasan Sadikin dan area kantor ASN Jawa Barat.

Kebersihan Jadi Sorotan Utama

Selain ketertiban, Dedi Mulyadi juga menyoroti masalah kebersihan. Ia menilai sebagian pedagang mencari uang, tetapi tidak menjaga kebersihan area tempat berjualan.

Dedi menyampaikan bahwa aktivitas ekonomi tetap perlu berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Menurutnya, pedagang tidak bisa hanya menggunakan ruang publik tanpa ikut menjaga kebersihan.

Sorotan terhadap kebersihan ini menjadi bagian dari agenda penataan Kota Bandung. Dedi ingin kawasan perkotaan tetap tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Penertiban Sejalan dengan Penataan Bandung

Aksi penertiban pedagang kaki lima di sekitar Gedung Sate sejalan dengan prinsip “Lembur Diurus, Kota Ditata” yang digaungkan Dedi Mulyadi. Melalui prinsip itu, ia ingin memastikan wilayah perkotaan ditata dengan lebih serius.

Dedi menekankan bahwa penataan kota tidak hanya menyasar tampilan fisik. Ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan ruang publik juga menjadi bagian dari pembenahan.

Dalam penertiban tersebut, Dedi Mulyadi meminta lapak PKL yang dinilai kumuh di sekitar Gedung Sate diangkat, sekaligus menegur pedagang agar memperhatikan aturan dan kebersihan ruang kota.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget