Biar Tumis Kangkung Lebih Wangi dan Gurih, Rahasianya Ada di Bahan Ini...
- Youtube/Tri Fujis
Tumis bumbu sampai aromanya keluar. Setelah bumbu harum, masukkan terasi dan lanjutkan proses menumis sampai terasi mengeluarkan minyak serta aromanya terasa kuat.
Bagian ini penting karena terasi menjadi salah satu sumber rasa utama. Jika tidak ditumis dengan baik, aromanya tidak akan keluar secara maksimal.
Tambahkan tomat dan cabai potong untuk tekstur
Selain tomat yang dihaluskan bersama bumbu, potongan tomat merah dan cabai merah juga bisa ditambahkan. Potongan ini memberi kesegaran dan variasi tekstur pada tumis kangkung pedas.
Tomat dan cabai potong tidak perlu dimasukkan terlalu awal. Keduanya bisa ditambahkan setelah kangkung mulai sedikit layu.
Dengan cara ini, teksturnya masih terasa dan tidak terlalu hancur. Hasil akhir tumisan pun terasa lebih segar karena ada potongan bahan yang masih terlihat dan memberi sensasi berbeda saat dimakan.
Pilih kangkung segar dan buang batang keras
Kualitas kangkung berpengaruh besar pada hasil tumisan. Pilih kangkung yang masih segar dengan batang yang tidak terlalu keras.
Petik bagian daun dan batang muda. Batang yang terlalu keras sebaiknya dibuang agar tekstur tumisan lebih nyaman saat dimakan.
Setelah dipetik, cuci kangkung dengan air mengalir. Kangkung juga bisa direndam sebentar menggunakan air garam sebelum ditiriskan.
Pastikan kangkung benar-benar kering sebelum masuk ke wajan. Kangkung yang terlalu basah dapat membuat tumisan berair dan teksturnya lebih sulit dijaga.
Masak dengan api besar agar kangkung tetap renyah
Salah satu kunci tumis kangkung yang enak adalah penggunaan api besar. Masukkan kangkung ke dalam tumisan bumbu saat api sudah besar.
Setelah kangkung mulai sedikit layu, tambahkan potongan tomat dan cabai merah. Kemudian, masukkan saus tiram, garam, kaldu jamur, gula pasir, dan merica.
Bumbu tersebut membantu memperkuat rasa gurih, pedas, dan sedikit manis pada tumisan. Aduk hingga semua bahan tercampur rata, tetapi jangan memasaknya terlalu lama.
Waktu memasak yang disarankan cukup sekitar 2–3 menit. Durasi singkat ini membuat kangkung matang, tetapi teksturnya tetap renyah.