Netizen Oman Percaya Diri Bisa Permalukan Timnas Indonesia Cuma karena Catatan Ini...
- Dok. Oman FA
Gadget – Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2026. Menjelang pertandingan tersebut, tensi mulai terasa di media sosial setelah sejumlah netizen Oman melontarkan komentar percaya diri terhadap peluang timnya.
Salah satu komentar yang ramai disorot datang dari akun X @sir_amazing33. Akun tersebut menyebut laga melawan Indonesia akan menjadi pertandingan mudah bagi Oman dan menilai timnya bisa menang telak di kandang skuad Garuda.
Tensi Indonesia vs Oman mulai terasa di media sosial
Pertandingan Timnas Indonesia melawan Oman belum digelar, tetapi percakapan panas sudah muncul lebih dulu di media sosial. Komentar dari pendukung Oman membuat laga FIFA Matchday ini semakin menarik untuk diperhatikan.
Dalam kolom komentar akun @theaseanball, akun X @sir_amazing33 menulis bahwa pertandingan melawan Indonesia akan mudah bagi Oman. Ia juga menyebut Oman akan mengalahkan Indonesia dengan skor telak di kandang sendiri.
Komentar seperti itu memperlihatkan kepercayaan diri sebagian pendukung Oman menjelang laga di SUGBK. Namun, pertandingan tetap akan ditentukan di lapangan, bukan dari percakapan di media sosial.
Rekor pertemuan masih berpihak kepada Oman
Kepercayaan diri pendukung Oman tidak lepas dari catatan pertemuan kedua negara. Sepanjang sejarah, Indonesia dan Oman sudah bertemu enam kali.
Dari enam laga tersebut, Timnas Indonesia mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Catatan ini menunjukkan bahwa duel Indonesia melawan Oman memang tidak selalu mudah bagi skuad Garuda.
Jika dilihat dari rekor sejak era 2000-an, Indonesia belum pernah menang atas Oman dalam empat pertemuan. Dalam periode itu, Timnas Indonesia hanya meraih satu hasil imbang dan menelan tiga kekalahan.
Dua dari tiga kekalahan tersebut bahkan terjadi di Indonesia. Catatan inilah yang disebut menjadi salah satu alasan pendukung Oman merasa optimistis menjelang pertandingan di GBK.
Kekalahan 2021 jadi bagian dari catatan lama
Salah satu pertemuan yang masih diingat adalah laga pada Mei 2021. Saat itu, Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Oman.
Namun, catatan tersebut terjadi pada periode yang berbeda. Skuad Indonesia saat ini sudah mengalami banyak perubahan dibandingkan tim yang tampil pada periode 2007 hingga 2021.
Karena itu, rekor lama memang bisa menjadi bahan pembacaan awal, tetapi tidak otomatis menggambarkan kekuatan kedua tim saat ini. Apalagi, komposisi skuad Garuda kini disebut lebih kuat dengan sejumlah pemain yang berkarier di Eropa.
Timnas Indonesia kini diperkuat pemain Eropa
Salah satu perbedaan besar Timnas Indonesia saat ini ada pada materi pemain. Skuad Merah Putih kini dihuni beberapa nama yang berkompetisi di liga Eropa.
Jay Idzes menjadi salah satu pilar pertahanan Indonesia dan bermain untuk Sassuolo di Italia. Kevin Diks juga masuk dalam deretan pemain bertahan yang berkarier di Eropa bersama Borussia Monchengladbach di Jerman.
Selain itu, Calvin Verdonk memperkuat LOSC Lille di Prancis. Kehadiran para pemain ini membuat komposisi Timnas Indonesia berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya dengan Oman.
Dengan materi tersebut, skuad Garuda diharapkan tampil lebih kompetitif saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Laga di GBK akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa situasi Timnas Indonesia sudah berubah.
Indonesia dan Oman sama-sama menembus babak keempat
Dari sisi perjalanan kompetitif, Indonesia dan Oman sama-sama berhasil menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Fakta ini membuat pertemuan di FIFA Matchday Juni 2026 semakin menarik.
Oman tetap punya posisi yang lebih baik dalam peringkat FIFA. Saat ini, Oman berada di posisi 79 dunia, sedangkan Indonesia berada di peringkat 122.
Meski begitu, peringkat bukan satu-satunya penentu hasil pertandingan. Timnas Indonesia akan tampil di kandang sendiri, dengan dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
GBK bisa menjadi faktor penting untuk Indonesia
Bermain di SUGBK memberi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Dukungan langsung dari suporter dapat menjadi dorongan tambahan bagi Jay Idzes dan kawan-kawan.
Laga melawan Oman juga akan menjadi bagian penting dari agenda FIFA Matchday bulan Juni. Selain sebagai pertandingan internasional, duel ini dapat menjadi tolok ukur perkembangan skuad Garuda menghadapi lawan dari Asia Barat.
Oman datang dengan catatan pertemuan yang lebih baik dan peringkat FIFA lebih tinggi. Di sisi lain, Indonesia membawa skuad yang berbeda dari pertemuan sebelumnya, termasuk pemain yang tampil di kompetisi Eropa.
Komentar percaya diri dari netizen Oman membuat atmosfer jelang laga semakin panas. Namun, jawaban sesungguhnya baru akan terlihat saat Timnas Indonesia dan Oman bertemu di lapangan pada 5 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |