Miliano Jonathans Jadi Rebutan di Bursa Transfer 2026
- AFP
GadgetVIVA - Menjelang bursa transfer musim dingin 2025, nama Miliano Jonathans menjadi pusat perhatian di Eredivisie. Penyerang muda berbakat milik Vitesse Arnhem ini sedang diperebutkan dua klub papan tengah Belanda, FC Twente dan FC Utrecht, yang sama-sama berambisi memperkuat lini serang mereka.
Pemain berusia 20 tahun tersebut telah mencetak 9 gol dan 5 assist musim ini, meskipun baru pulih dari cedera ligamen parah yang dideritanya tahun lalu. Dengan kontrak yang akan habis pada Juni 2025, peluang bagi Jonathans untuk hengkang di bursa transfer Januari sangat terbuka lebar.
Ketertarikan dari Klub Belanda dan Belgia
Selain FC Twente dan FC Utrecht, nama Jonathans juga mencuri perhatian klub luar negeri. Dua raksasa Belgia, RSC Anderlecht dan KAA Gent, dikabarkan ikut memantau performanya. Namun, pemain berdarah Indonesia-Belanda ini tampaknya masih ragu untuk meninggalkan Belanda.
“Saya hanya khawatir nanti cepat rindu rumah,” ujar Jonathans sambil tersenyum saat diwawancarai. Ia mengaku merasa lebih nyaman tinggal di Belanda, terutama karena dekat dengan Arnhem, tempat ia dan keluarganya tinggal saat ini. “Kalau tetap di sini, saya bisa pulang ke Arnhem kapan saja. Semua terasa lebih mudah dan nyaman,” tambahnya.
Dukungan Pelatih Vitesse untuk Jonathans
Pelatih Vitesse, John van den Brom, memberikan dukungan penuh kepada Jonathans untuk membuat keputusan yang terbaik bagi kariernya. Menurut Van den Brom, yang terpenting adalah Jonathans memilih klub yang dapat memberinya waktu bermain secara konsisten.
“Dia adalah pemain dengan potensi besar. Namun, waktu bermain sangat penting untuk perkembangannya,” kata Van den Brom. Meskipun begitu, pelatih berusia 58 tahun ini tidak ingin memaksakan pendapatnya. “Dia pernah bertanya kepada saya, tetapi keputusan akhirnya ada di tangannya sendiri,” ujarnya.
Twente dan Utrecht: Klub Pengembang Talenta Muda
Baik FC Twente maupun FC Utrecht dikenal sebagai klub yang sering memberikan peluang kepada pemain muda berbakat. Rekam jejak kedua klub dalam mengembangkan talenta muda menjadi daya tarik tersendiri bagi Jonathans.
Twente, dengan gaya permainan menyerang mereka, mungkin menjadi tempat yang ideal bagi Jonathans untuk memaksimalkan potensinya. Sementara itu, Utrecht menawarkan proyek jangka panjang yang menjanjikan bagi para pemain muda untuk terus berkembang.