Tiga Jurus Mematikan Naruto yang Bikin Musuh Gemetar

Ilmu Naruto
Sumber :
  • Naruto

Dalam dunia ninja yang penuh intrik dan pertarungan sengit, nama Naruto Uzumaki selalu menjadi sorotan. Tokoh utama dalam serial legendaris karya Masashi Kishimoto ini dikenal bukan hanya karena tekadnya yang keras kepala, tetapi juga karena kekuatan luar biasa yang ia miliki. Seiring perjalanan ceritanya, Naruto berkembang dari anak yang diremehkan menjadi shinobi paling disegani. Ada tiga ilmu utama yang membuat lawan-lawannya berpikir dua kali sebelum menghadapi dirinya.

Deretan Adegan Naruto Paling Legendaris yang Masih Ikonik Hingga Sekarang

Sejak awal, Naruto memang sudah membawa beban besar. Di dalam tubuhnya tersegel seekor monster berekor sembilan yang sangat kuat, yaitu Kurama. Namun pada awalnya, kekuatan itu justru menjadi sumber masalah. Naruto kesulitan mengendalikan chakra besar yang mengalir di dalam dirinya. Meski demikian, seiring waktu dan latihan keras, ia berhasil membangun hubungan kerja sama dengan Kurama. Di titik inilah segalanya berubah drastis.

Mode Bijuu menjadi salah satu kekuatan yang paling ditakuti dalam serial Naruto. Dengan memanfaatkan chakra Kurama secara penuh, Naruto memperoleh cadangan energi yang hampir tak terbatas. Ia bisa bergerak dengan kecepatan tinggi, menghancurkan pertahanan musuh dalam sekejap, serta pulih dari luka berat hanya dalam waktu singkat. Tidak hanya itu, ia juga mampu meluncurkan serangan pamungkas berupa Bijuu Dama yang daya hancurnya luar biasa besar.

Anime Trending Februari 2026: Daftar Anime Baru, Film, dan Season Populer

Bahkan tokoh sekelas Madara Uchiha dan Kaguya Otsutsuki mengakui bahwa kekuatan Naruto dalam Mode Bijuu bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh. Dalam beberapa pertempuran besar, mode ini membuat Naruto hampir mustahil dikalahkan secara frontal. Oleh karena itu, banyak lawan memilih mencari celah strategi dibanding menghadapi kekuatannya secara langsung.

Namun demikian, kekuatan Naruto tidak hanya bergantung pada Kurama. Ada fase penting dalam hidupnya ketika ia memutuskan untuk berlatih menguasai energi alam. Dari sinilah lahir Sage Mode atau Mode Sennin. Teknik ini dipelajari Naruto di Gunung Myoboku dengan bimbingan para petapa katak. Prosesnya tidak mudah, karena sedikit saja kesalahan bisa membuat tubuh berubah menjadi batu. Meski begitu, Naruto berhasil menguasainya dengan sempurna.

One Piece: Pirate Warriors 4: DLC #8 Bawa Enel, King, dan Z

Sage Mode membawa peningkatan signifikan dalam berbagai aspek pertarungan. Pertama, kemampuan sensor Naruto meningkat tajam. Ia dapat merasakan pergerakan musuh tanpa harus melihat langsung. Kedua, kekuatan fisiknya melonjak drastis sehingga setiap pukulan terasa lebih menghancurkan. Ketiga, teknik andalannya seperti Rasengan menjadi jauh lebih mematikan ketika dikombinasikan dengan energi alam.

Momen paling ikonik penggunaan Sage Mode terjadi saat Naruto menghadapi Pain, pemimpin kelompok Akatsuki. Saat itu, desa Konoha berada di ambang kehancuran. Namun dengan ketenangan dan kekuatan barunya, Naruto mampu membalikkan keadaan. Sejak peristiwa tersebut, pandangan banyak ninja terhadap dirinya berubah total. Ia tidak lagi dipandang sebagai bocah ceroboh, melainkan sebagai pelindung desa yang tangguh.

Selain dua mode transformasi tersebut, ada satu teknik yang menjadi identitas Naruto sejak lama, yakni Rasengan. Jurus ini merupakan warisan dari ayahnya, Minato Namikaze, Hokage Keempat yang terkenal jenius. Pada awal kemunculannya, Rasengan hanyalah bola chakra berputar tanpa elemen tambahan. Walau sederhana, teknik ini sudah cukup untuk melumpuhkan musuh kuat.

Seiring pertumbuhan Naruto, Rasengan berkembang menjadi berbagai variasi yang lebih berbahaya. Salah satunya adalah Rasenshuriken, yang menggabungkan chakra angin sehingga menciptakan serangan berbentuk bintang raksasa. Teknik ini tidak hanya melukai dari luar, tetapi juga merusak sel tubuh lawan hingga ke tingkat mikroskopis. Dampaknya begitu serius sehingga musuh yang terkena langsung hampir pasti tidak bisa bertarung kembali.

Selain itu, ada pula Odama Rasengan yang berukuran jauh lebih besar dan memiliki daya hancur tinggi. Naruto bahkan mampu menciptakan kombinasi elemen lain seperti Lava Rasenshuriken saat mendapatkan kekuatan tambahan dari para Bijuu. Dengan inovasi yang terus berkembang, Rasengan menjadi simbol kreativitas dan determinasi Naruto dalam bertarung.

Jika dilihat secara keseluruhan, tiga ilmu yang paling ditakuti lawan Naruto adalah Mode Bijuu dengan kekuatan Kurama, Sage Mode yang memanfaatkan energi alam, serta Rasengan beserta variasinya yang mematikan. Ketiganya saling melengkapi. Mode Bijuu memberi cadangan chakra luar biasa, Sage Mode meningkatkan insting dan daya tahan, sedangkan Rasengan menjadi senjata serangan yang fleksibel.

Namun pada akhirnya, kekuatan terbesar Naruto bukan semata-mata pada jurusnya. Justru mentalitasnya yang pantang menyerah membuatnya berbeda dari ninja lain. Ia selalu bangkit meski jatuh berkali-kali. Ia juga mampu mengubah kebencian menjadi persahabatan, bahkan terhadap musuh sekalipun. Kombinasi antara kekuatan fisik, strategi, dan tekad inilah yang menjadikannya sosok yang ditakuti sekaligus dihormati.