Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Ludes, Dijual Ulang Rp15 Juta!

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Ludes, Dijual Ulang Rp15 Juta!
Sumber :
  • Xiaomi

Gadget – Sebelum unit pertama pun dikirim ke pembeli awal, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition sudah menjadi komoditas langka di pasar sekunder. Varian flagship kolaborasi antara Xiaomi dan ikon fotografi Jerman, Leica, ludes dalam waktu singkat setelah dibuka untuk pre-order, memicu gelombang penjualan ulang dengan harga jauh di atas harga resmi.

Watermark Imlek HyperOS 3: 3 Pilihan Desain Baru di Kamera

Di platform jual-beli bekas seperti Xianyu (versi Tiongkok dari OLX atau Carousell), reseller telah memasang iklan pre-order dengan janji akan mengirimkan ponsel segera setelah stok resmi tiba. Yang mencengangkan? Mereka menawarkannya dengan premium hingga lebih dari 1.000 yuan (sekitar Rp2,2 juta) di atas harga eceran.

Varian tertinggi, 16GB RAM + 1TB penyimpanan, yang dibanderol Xiaomi seharga 8.999 yuan (sekitar Rp13,2 juta), kini dijual ulang mulai dari 9.999 yuan hingga lebih dari 10.000 yuan atau setara Rp14,7–15 juta. Fenomena ini mencerminkan permintaan ekstrem terhadap edisi terbatas yang tidak hanya menawarkan performa, tetapi juga status simbolik dan pengalaman fotografi klasik.

Bocoran Oppo Find X9 Ultra: Kamera 200MP & Baterai 7.000mAh

Artikel ini mengupas alasan di balik kelangkaan instan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition, fitur eksklusif yang membuatnya begitu dicari, serta mengapa kolektor dan fotografer mobile rela membayar lebih.

Desain Klasik ala Leica M-Series: Lebih dari Sekadar Smartphone

Ayaneo Pocket Play: Ponsel Hybrid Kontrol Fisik Geser Siap Guncang Pasar

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition bukan sekadar varian warna baru ia adalah reimajinasi visual dan fungsional dari kolaborasi Xiaomi-Leica yang telah berlangsung sejak 2022. Desainnya terinspirasi langsung dari kamera Leica M-series, legendaris di kalangan fotografer profesional.

Ciri khasnya meliputi:

  • Finishing dua-tone (hitam dan abu-abu metalik) yang elegan dan timeless
  • Branding titik merah ikonik Leica di modul kamera belakang
  • Tombol fisik khusus untuk mode kamera (pada beberapa prototipe)
  • Material premium dengan tekstur kulit sintetis di bagian samping

Desain ini bukan hanya estetika ia menciptakan emosi nostalgia bagi penggemar fotografi analog, sekaligus menegaskan posisi ponsel ini sebagai alat kreatif, bukan sekadar perangkat komunikasi.

Fitur Fotografi Eksklusif: "Leica Moment" dan Simulasi Film Klasik

Yang benar-benar membedakan edisi ini adalah mode kamera khusus yang tidak tersedia di varian standar Xiaomi 17 Ultra.

1. Leica Moment Mode

Mode ini menghadirkan antarmuka yang menyerupai kamera Leica M9 dengan tampilan minimalis, kontrol manual intuitif, dan umpan balik visual yang autentik. Pengguna bisa mengatur ISO, shutter speed, dan white balance secara langsung, layaknya menggunakan kamera mirrorless.

2. Simulasi Film Leica

M9 Color Rendering: reproduksi warna khas Leica yang hangat, kontras tinggi, dan detail kulit alami
M3 + MONOPAN 50: simulasi film hitam-putih klasik Leica dengan grain halus dan dynamic range luas
3:2 Full-Frame Aspect Ratio: rasio gambar standar kamera full-frame, bukan 16:9 atau 4:3 biasa
Fitur-fitur ini memungkinkan fotografer mobile menghasilkan gambar yang tidak hanya tajam, tetapi juga memiliki karakter visual unik sesuatu yang sulit ditiru oleh filter atau aplikasi pihak ketiga.

Mengapa Langsung Ludes? Kelangkaan, Status, dan Strategi Pemasaran Cerdas

Beberapa faktor menjelaskan mengapa Xiaomi 17 Ultra Leica Edition langsung habis terjual:

1. Produksi Terbatas
Xiaomi sengaja membatasi jumlah unit edisi Leica untuk menciptakan eksklusivitas. Hal ini umum dalam kolaborasi premium (seperti Huawei x Porsche Design atau OnePlus x Hasselblad).

2. Daya Tarik Kolektor
Bagi penggemar teknologi dan fotografi, memiliki edisi Leica bukan hanya soal fungsi tapi juga nilai koleksi. Beberapa varian Leica sebelumnya bahkan naik harganya di pasar sekunder dalam waktu 1–2 tahun.

3. Strategi "Hype" yang Efektif
Peluncuran dibarengi dengan kampanye visual yang kuat: teaser di media sosial, sesi fotografi oleh influencer ternama, dan peragaan di toko flagship. Hasilnya? Antrean virtual dan FOMO (fear of missing out) yang massif.

Reseller Ambil Untung: Premium hingga Rp2 Juta Lebih

Fakta menarik: banyak pembeli awal tidak berniat menggunakan ponsel ini. Mereka melakukan pre-order dengan tujuan menjual kembali strategi yang umum terjadi pada produk langka seperti iPhone edisi khusus, GPU langka, atau sneaker limited edition.

Di Xianyu, beberapa iklan bahkan menulis:

“Belum dikirim, tapi sudah dijamin dapat unit. Bisa transfer setelah stok tiba.”

Harga jual berkisar antara 9.500 hingga 10.500 yuan, dengan alasan “kelangkaan” dan “garansi resmi Xiaomi”. Beberapa penjual bahkan menawarkan paket lengkap dengan aksesori eksklusif seperti casing kulit Leica atau tripod mini.

Apakah Layak Dibeli dengan Harga Premium?

Bagi fotografer serius atau kolektor, jawabannya mungkin ya karena fitur eksklusif dan nilai historis kolaborasi Xiaomi-Leica bisa bertahan lama.

Namun, bagi pengguna umum yang hanya ingin kamera bagus, Xiaomi 17 Ultra standar sudah menawarkan sensor dan algoritma yang hampir identik tanpa perlu membayar premium.

Penting juga dicatat: harga resale cenderung turun setelah 3–6 bulan, terutama saat stok mulai melimpah. Jadi, membeli dengan harga premium berisiko rugi nilai jika dijual kembali nanti.

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Ponsel Ini Pernyataan Gaya Hidup

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition bukan hanya puncak teknologi smartphone 2025 ia adalah pernyataan budaya. Dengan menggabungkan warisan Leica yang berusia seabad dengan inovasi Xiaomi, perangkat ini menarik dua dunia: dunia fotografi analog yang puitis dan dunia digital yang serba cepat.

Kelangkaan instan dan harga jual ulang yang melambung membuktikan satu hal: di pasar yang jenuh, diferensiasi melalui kolaborasi budaya dan estetika masih menjadi senjata paling ampuh.

Bagi Xiaomi, ini bukan hanya soal penjualan tapi juga penegasan posisi sebagai merek premium global, setara dengan Apple, Samsung, dan Huawei di segmen flagship.

Dan bagi para pemburu edisi langka? Mereka tahu: bukan hanya gambar yang mereka dapat tapi juga bagian dari sejarah.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget