Serapis: Solusi Alat Bantu Tidur All-in-One Bebas Aplikasi
- Istimewa
Teknologi 5 Pilar di Balik Serapis
Serapis mengintegrasikan lima teknologi inti yang bekerja serempak. Arsitektur teknologi ini memastikan sinkronisasi antara rangsangan audio dan visual untuk menenangkan sistem saraf.
Lima komponen teknologi Serapis meliputi:
1. Resonansi Schumann (7.83Hz): Berfungsi sebagai fondasi frekuensi rendah yang secara diam-diam menyinkronkan diri dengan gelombang alfa otak.
2. White Noise Berlapis: Perpaduan nada delta yang dalam dengan pink noise lembut, bertujuan menutupi distraksi lingkungan secara efektif.
3. Cahaya Pernapasan: Berdenyut dalam siklus 8 hingga 12 detik menggunakan tujuh suhu warna berbeda, mendorong pernapasan Anda melambat secara alami.
4. Visual Somnofractal: Memberikan pola visual yang dapat diprediksi untuk diikuti mata Anda selama satu atau dua menit, membantu fokus teralih dari pikiran yang berpacu.
5. Geometri Piramida: Bentuknya berfungsi ganda sebagai jangkar visual dan penyebar suara yang efisien.
Peran Resonansi Schumann dan Somnofractal
Penggunaan Resonansi Schumann (sering disebut "detak jantung Bumi") adalah fitur krusial. Frekuensi 7.83Hz dianggap dapat mendorong relaksasi mendalam. Selanjutnya, visual Somnofractal menghindari kelelahan mata digital. Pola ini memanfaatkan sifat otak yang mencari ritme, menyediakan jalur mental yang lembut untuk melepaskan aktivitas kognitif yang sibuk.
Membangun Ritus Malam Bebas Layar
Serapis secara fisik berukuran 200 × 200 × 205 mm dengan berat sekitar 1.2 kg, memberikan kesan objek yang kokoh dan disengaja di atas nakas. Perangkat ini dirancang untuk menjadi bagian dari dekorasi, bukan sekadar gadget sementara.
Ritus malam dengan Serapis sangat sederhana. Anda cukup meletakkannya di samping tempat tidur dan menekan kontrol sentuh. Setelah itu, pilih durasi prasetel 30 atau 60 menit. Tidak ada kebutuhan untuk membuka kunci ponsel, menjalankan aplikasi, atau menatap layar cerah. Tujuan utama alat bantu tidur tanpa aplikasi ini adalah menjadi kehadiran yang tenang, terinspirasi sains, alih-alih sumber stimulasi tambahan.
Analisis Dampak pada Kualitas Istirahat
Serapis mengusulkan pergeseran signifikan dari manajemen masalah tidur yang terpisah-pisah menuju sistem tunggal yang terintegrasi. Daripada harus menggabungkan latihan pernapasan dari satu aplikasi dan visualisasi dari yang lain, Anda membiarkan sistem terkoordinasi ini bekerja.