Cina Uji Coba Turbin Angin Udara S2000: Melayang di 2.000 Meter
- Istimewa
- Sistem Energi Angin Udara S2000 SAWES sukses diuji coba pertama kali di Yibin, Provinsi Sichuan, Tiongkok.
- Prototipe ini merupakan pembangkit listrik terapung kelas Megawatt (MW) pertama di dunia yang terintegrasi langsung ke jaringan listrik.
- Turbin raksasa ini mampu mencapai ketinggian operasional 2.000 meter dan menghasilkan daya hingga 385 kilowatt-jam (kWh).
- Sistem ini menawarkan alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan turbin angin berbasis darat tradisional.
Objek mengambang menyerupai kapal udara tiup terlihat melayang di atas Yibin, Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya, awal bulan ini. Objek misterius ini ternyata bukan benda tak dikenal. Sebaliknya, Tiongkok baru saja mencetak sejarah melalui pengujian perdana prototipe Turbin Angin Udara S2000 yang terhubung langsung dengan jaringan listrik (grid).
Inovasi ini menempatkan turbin angin dan platform kapal udara menjadi satu unit tunggal. Beijing Linyi Yunchuan Energy Technology merancang sistem ini untuk pemanfaatan energi terbarukan di dekat area perkotaan. Keberhasilan pengujian ini menunjukkan potensi besar bagaimana sistem energi angin di udara dapat menghasilkan dan menyalurkan listrik untuk penggunaan nyata.
Keunggulan Desain dan Kapasitas Turbin Angin Udara S2000
Proyek ambisius ini dijuluki Sistem Energi Angin Udara Stratosfer (S2000 Stratosphere Airborne Wind Energy System atau SAWES) kelas MW pertama di dunia. Para perancang bertujuan mengatasi masalah inefisiensi dan kebutuhan lahan besar yang melekat pada turbin angin darat.
Beijing Linyi Yunchuan Energy mengklaim S2000 menawarkan pilihan yang layak dan ramah lingkungan, meskipun mungkin kurang hemat biaya di awal. Platform pembangkit listrik terapung ini berdimensi masif, berukuran 60 meter panjang, 40 meter tinggi, dan 40 meter lebar.
Angka Impresif dari Uji Coba Yibin
Selama pengujian di Yibin, sistem ini naik hingga sekitar 2.000 meter. Perjalanan naik ke ketinggian operasional tersebut membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Pada ketinggian itu, Turbin Angin Udara S2000 berhasil mempertahankan posisi melayang yang stabil. Sistem ini mampu menghasilkan 385 kWh listrik dan berhasil disalurkan ke jaringan listrik lokal. Menurut informasi pers, SAWES S2000 memiliki volume sekitar 20.000 meter kubik dan kapasitas daya terukur maksimum mencapai 3 megawatt.