Kebangkitan Touch Bar AI: Era Baru Produktivitas Keyboard
- Istimewa
- Keyboard modular inovatif ini menawarkan solusi untuk mengintegrasikan agen AI langsung ke perangkat keras desktop.
- Konsep Touch Bar AI yang diusulkan jauh lebih besar dan fungsional dibandingkan versi MacBook Pro lama.
- Fitur tambahan berupa soundbar nirkabel yang dapat dilepas meningkatkan fleksibilitas dan fungsi ganda perangkat.
Sepuluh tahun lalu, Apple memperkenalkan Touch Bar pada MacBook Pro. Fitur tersebut menawarkan banyak potensi, namun kenyataannya minim penggunaan praktis. Akhirnya, Apple secara diam-diam menghapus bilah sentuh tersebut pada 2021. Padahal, tepat pada tahun 2021 dan 2022, dunia menyaksikan kelahiran revolusi AI Generatif melalui Dall-E dan ChatGPT. Momen ini mengubah total cara kita berinteraksi dengan teknologi.
Kini, para desainer teknologi menyarankan agar Apple menghidupkan kembali konsep tersebut. Mereka percaya Touch Bar AI layak mendapatkan tempat, bukan lagi di laptop, melainkan pada keyboard nirkabel independen. Dengan maraknya Model Bahasa Besar (LLM), progressive web apps, dan agen AI otonom, fungsi bilah sentuh kini menjadi sangat masuk akal. Konsep keyboard LUMO x700 karya Eslam Mohammed dan Ahmed Yassen menunjukkan bagaimana implementasi revival Touch Bar seharusnya.
Konsep LUMO x700: Desain Modular dan Fungsi Ganda
LUMO x700 bukan sekadar keyboard biasa. Desainnya yang ramping dan berbahan logam terinspirasi dari Magic Keyboard Apple. Namun, ia menyematkan bilah sentuh ujung-ke-ujung yang revolusioner.
Bilah sentuh ini memiliki ketinggian seukuran tombol standar. Dimensi ini membuatnya jauh lebih mudah digunakan dibandingkan Touch Bar versi MacBook Pro yang sangat tipis. Bilah tersebut kini memiliki ruang lebih banyak untuk menampilkan berbagai informasi kontekstual.
Inovasi Soundbar Nirkabel Terpisah
Keunggulan LUMO x700 tidak berhenti pada Touch Bar AI. Perangkat ini dilengkapi modul snap-on yang mengubah keyboard menjadi music player lengkap. Modul ini memungkinkan pengguna mendengarkan musik langsung, tanpa harus menggunakan speaker laptop yang suaranya sering kali kurang memuaskan.
Secara keseluruhan, konsep ini mengubah keyboard menjadi perangkat serbaguna. Ia memiliki identitasnya sendiri dan meningkatkan tingkat produktivitas layaknya aksesori khusus seperti Elgato.
Menariknya, soundbar modular ini juga dapat bekerja secara independen. Pengguna bisa meletakkannya di bawah monitor atau di mana saja di meja kerja untuk pengalaman audio nirkabel. Speaker ganda menghasilkan audio stereo, sementara tombol dan kenop membantu menyesuaikan volume. Ada pula bilah lampu tersembunyi untuk memberikan pencahayaan ambient pada area kerja.