Proton Workspace Resmi Meluncur: Alternatif Privasi Google Workspace
- Proton
- Proton meluncurkan suite produktivitas terenkripsi penuh untuk menantang dominasi raksasa teknologi.
- Fitur unggulan Proton Meet menyediakan layanan panggilan video dengan protokol keamanan MLS terbaru.
- Layanan ini mematuhi standar internasional seperti GDPR dan HIPAA di bawah yurisdiksi ketat Swiss.
Proton secara resmi meluncurkan Proton Workspace pada 31 Maret 2026 sebagai solusi produktivitas yang mengutamakan privasi. Perusahaan asal Swiss ini menghadirkan ekosistem kerja lengkap guna memberikan pilihan enkripsi total bagi pengguna bisnis di seluruh dunia. Langkah ini menjadi serangan langsung terhadap dominasi Google Workspace dan Microsoft 365 yang selama ini menguasai pasar global.
Fitur Unggulan dan Keamanan Proton Workspace
Paket Proton Workspace menggabungkan berbagai alat produktivitas yang telah dikenal masyarakat dalam satu langganan terpadu. Pengguna kini bisa mengakses Proton Mail, Calendar, Drive, Docs, Sheets, VPN, hingga pengelola kata sandi Pass secara sinkron. Selain itu, Proton menawarkan dua pilihan harga kompetitif, yaitu paket Standard seharga $12,99 dan paket Premium senilai $19,99 per bulan.
Salah satu inovasi paling mencolok dalam peluncuran ini adalah hadirnya Proton Meet. Alat konferensi video ini menggunakan enkripsi end-to-end melalui protokol Messaging Layer Security (MLS) yang sangat mutakhir. Teknologi ini menjamin bahwa pihak luar, bahkan tim internal Proton sekalipun, tidak dapat menyadap percakapan yang sedang berlangsung.
Integrasi AI Lumo dan Kapasitas Penyimpanan Besar
Bagi pengguna yang memilih paket Premium, Proton menyediakan kapasitas penyimpanan data sebesar 3TB yang sangat luas. Pelanggan juga akan mendapatkan akses eksklusif ke Lumo, asisten kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus dengan fokus pada kerahasiaan data. Selain itu, fitur panggilan video pada tingkat ini memiliki batas peserta yang jauh lebih tinggi untuk kebutuhan korporasi.
Menariknya, siapa pun dapat bergabung dalam pertemuan di Proton Meet meskipun mereka belum memiliki akun resmi. Fleksibilitas ini membuat alat tersebut menjadi pilihan utama bagi jurnalis, aktivis, maupun profesional hukum. Mereka kini dapat berkomunikasi dengan narasumber atau klien melalui jalur yang sepenuhnya aman dari pelacakan pihak ketiga.