Ayaneo Pocket Play Resmi Diperlihatkan, Bawa Desain Geser ala Xperia Play

Ayaneo Pocket Play Resmi Diperlihatkan, Bawa Desain Geser ala Xperia Play
Sumber :
  • Ayaneo

Gadget – Ayaneo resmi memperlihatkan desain Pocket Play, smartphone Android pertama mereka yang mengusung konsep layar geser dengan kontrol fisik terintegrasi. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena membawa pendekatan desain yang mengingatkan pada Xperia Play, ponsel legendaris Sony yang dikenal sebagai PlayStation Phone.

Poco X8 Pro Series Rilis 17 Maret: Pakai Baterai 7.500mAh!

Pocket Play menandai langkah baru Ayaneo yang selama ini dikenal sebagai produsen konsol handheld gaming. Lewat perangkat ini, Ayaneo mencoba menggabungkan fungsi smartphone dengan pengalaman bermain game ala konsol portabel dalam satu perangkat.

Layar Geser dengan Gamepad Fisik

Redmi K90 Ultra Bocor: HP Gaming Gahar dengan Kipas & Baterai 8.500mAh!

Dari desain yang ditampilkan, Ayaneo Pocket Play menggunakan mekanisme slider horizontal. Saat layar digeser ke atas, pengguna akan menemukan kontrol gamepad fisik lengkap di bagian bawah layar.

Kontrol tersebut mencakup D-pad, tombol ABXY, serta sebuah dual-mode smart touchpad berbentuk lingkaran yang berfungsi menyerupai stik analog. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermain game yang lebih presisi dibandingkan kontrol sentuh di layar.

Vivo X300s Resmi Dikonfirmasi: Pakai Layar 144Hz & Baterai Jumbo

Di bagian belakang bodi, Ayaneo juga menyematkan tombol bahu ganda, yakni L1, L2, R1, dan R2. Konfigurasi ini menunjukkan bahwa Pocket Play memang ditujukan untuk bermain game serius, bukan sekadar game kasual.

Desain Datar dan Tampilan Premium

Pocket Play tampil dengan desain bodi yang cenderung datar pada bagian layar dan punggung, dengan sudut bodi yang sedikit membulat. Bingkainya terlihat minimalis dan modern, mengikuti tren desain smartphone saat ini.

Ayaneo menawarkan setidaknya dua pilihan warna, yaitu silver dan hitam. Kesan visual yang ditampilkan cukup premium, berbeda dari perangkat gaming genggam yang biasanya tampil tebal dan mencolok.

Namun, dari gambar desain yang dibagikan, tidak terlihat adanya port audio 3,5 mm pada bodi perangkat. Jika benar demikian, pengguna kemungkinan harus mengandalkan audio nirkabel atau adaptor USB-C untuk kebutuhan audio kabel.

Masih Tanpa Spesifikasi Teknis

Hingga saat ini, Ayaneo baru mengungkap tampilan desain Pocket Play tanpa merinci spesifikasi teknisnya. Tidak ada informasi resmi mengenai ukuran layar, resolusi, chipset, kapasitas baterai, maupun konfigurasi memori yang akan digunakan.

Ayaneo juga belum mengumumkan harga maupun jadwal peluncuran resmi. Meski halaman Kickstarter untuk Pocket Play sudah tersedia, detail teknis di dalamnya masih belum diungkap ke publik.

Yang sudah dipastikan, Ayaneo memosisikan Pocket Play sebagai perangkat dengan slogan “The Fusion of Mobile Phone & Gaming Handheld”, menegaskan ambisi mereka untuk menyatukan smartphone dan konsol gaming portabel dalam satu produk.

Potensi Segmen Menengah ke Atas

Melihat desain dan pendekatan yang diambil, Pocket Play diperkirakan akan menyasar segmen menengah hingga premium. Ayaneo dikenal tidak bermain di harga murah untuk produk-produknya, terutama di lini konsol handheld berbasis Windows dan Android.

Jika mengikuti tren pasar, Pocket Play kemungkinan akan dibekali layar AMOLED dengan resolusi tinggi dan refresh rate minimal 120Hz. Dari sisi performa, chipset Qualcomm Snapdragon seri 7 atau seri 8 berpotensi digunakan untuk menjaga keseimbangan antara performa gaming dan efisiensi daya.

Namun, semua itu masih sebatas spekulasi hingga Ayaneo merilis informasi resmi mengenai spesifikasi Pocket Play.

Menghidupkan Kembali Konsep Xperia Play

Pocket Play menjadi salah satu perangkat terbaru yang menghidupkan kembali konsep smartphone gaming dengan mekanisme slider. Sebelumnya, Anbernic telah lebih dulu merilis RG Slide yang juga mengusung desain serupa.

Dibandingkan Anbernic RG Slide, Pocket Play terlihat lebih ramping dan modern. Desainnya juga tampak lebih dekat dengan smartphone pada umumnya, sehingga berpotensi digunakan sebagai perangkat utama, bukan hanya perangkat gaming tambahan.

Sebagai perbandingan, Anbernic RG Slide dipasarkan dengan harga sekitar US$189 atau setara Rp3 jutaan. Dengan desain yang lebih premium dan fungsi smartphone penuh, Pocket Play diperkirakan akan hadir dengan banderol yang lebih tinggi.

Langkah Ayaneo ini menunjukkan bahwa minat terhadap perangkat hybrid smartphone dan gaming handheld masih ada. Kehadiran Pocket Play berpotensi membuka kembali ceruk pasar yang sempat ditinggalkan sejak era Xperia Play, dengan pendekatan desain dan teknologi yang lebih relevan untuk kebutuhan saat ini.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget